Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Pengalaman Jadi Kunci Percaya Diri Berbicara di Konferensi Medis

Oleh Rini Widiyarti September 1, 2026 57 minutes lalu 0 komentar

Perjalanan seorang dokter spesialis mata dalam berbicara di konferensi medis dimulai tak lama setelah ia menyelesaikan masa residensi. Pengalaman ini, menurutnya, membangun rasa percaya diri yang krusial dalam menyampaikan presentasi di hadapan kolega.

Perasaan ini muncul setelah ia menghadiri pertemuan American Society of Cataract and Refractive Surgery (ASCRS) pertamanya. “Saya terkesan betapa hebatnya kuliah-kuliah di sana,” ungkapnya. Momen tersebut menyadarkannya bahwa, meskipun baru saja menyelesaikan pendidikan, masih banyak ilmu yang bisa dipelajari dan teknologi medis yang terus berkembang pesat.

Setelah meninggalkan lingkungan residensi yang dinamis dan penuh kebersamaan, ia bergabung dengan praktik swasta kecil bersama satu dokter lain. “Dia adalah seorang dokter yang luar biasa dan,” tambahnya, “pengalaman ini sangat berharga dalam membentuk pandangannya.”

Lebih lanjut, ia mengutip sebuah artikel eksklusif dari Healio yang berjudul “Experience builds confidence when it comes to speaking at meetings.” Kutipan ini menegaskan bahwa semakin sering seseorang berbicara di berbagai pertemuan, semakin besar pula rasa percaya dirinya.

Dalam konteks profesi medis, khususnya bedah katarak dan refraksi, pembaruan teknologi dan metode penanganan terjadi dengan sangat cepat. Oleh karena itu, konferensi medis menjadi platform vital bagi para profesional untuk saling berbagi pengetahuan, temuan terbaru, dan inovasi. Berbicara di forum seperti ini bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang proses belajar berkelanjutan dan kontribusi terhadap kemajuan bidangnya.

Pengalaman berbicara di konferensi, sekecil apapun, berkontribusi pada peningkatan kemampuan presentasi, ketajaman berpikir kritis, dan kemampuan berinteraksi dengan audiens yang beragam. Hal ini secara bertahap membentuk seorang pembicara yang lebih meyakinkan dan efektif, yang pada gilirannya dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi komunitas medis dan pasien.

Bagikan: Facebook X WhatsApp