Seorang pria mabuk mencuri sebuah pesawat dan menerbangkannya menuju Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Florida, Amerika Serikat, pada Sabtu (2/9/2023) pagi. Insiden ini memicu respons darurat dari otoritas keamanan, termasuk pengerahan jet tempur untuk mencegat pesawat tersebut.
Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Daniel D. Williams, 29 tahun, dilaporkan memasuki Bandara Regionยญal Gwinnett County di Peachtree Corners, Georgia, sekitar pukul 09:00 waktu setempat. Ia berhasil masuk ke dalam sebuah pesawat kecil bermesin tunggal jenis Cessna 172 dan lepas landas tanpa izin.
Petugas penegak hukum setempat segera menyadari adanya penerbangan ilegal dan segera menghubungi Federal Aviation Administration (FAA) serta Komando Pertahanan Udara Amerika Utara (NORAD). NORAD kemudian mengerahkan dua jet tempur F-16 dari Pangkalan Angkatan Udara Shaw di Carolina Selatan untuk mencegat pesawat curian tersebut.
Jet tempur dilaporkan berhasil melakukan kontak visual dengan pesawat Cessna. Namun, tidak ada tembakan yang dilepaskan. Williams dilaporkan terbang selama lebih dari satu jam sebelum akhirnya mendarat darurat di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Hatch di Dooly County, Georgia, sekitar pukul 10:00 waktu setempat.
Seorang pejabat penegak hukum yang enggan disebutkan namanya menyatakan kepada CNN, “Dia (pelaku) tidak memiliki izin terbang dan dia sedang dalam keadaan mabuk.” Williams ditahan oleh pihak berwenang tanpa insiden lebih lanjut. Investigasi lebih lanjut mengenai motif dan modus operandi pelaku masih terus dilakukan.
Pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada ancaman langsung terhadap PLTN Hatch. Area di sekitar lokasi pendaratan darurat telah diamankan. Insiden ini menyoroti celah keamanan yang memungkinkan seseorang tanpa izin dan dalam kondisi tidak sadar dapat mengakses dan mengoperasikan pesawat, serta menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan instalasi vital seperti PLTN.
