Thursday, 13 August 2026
BREAKING
DUNIA

Pemilu Zambia: Hichilema Berjuang Raih Periode Kedua di Tengah Tekanan Ekonomi

Oleh Rini Widiyarti August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Zambia menggelar pemilihan umum pada Rabu, 23 Agustus 2023, dengan Presiden Hakainde Hichilema berupaya mempertahankan kekuasaannya untuk periode lima tahun kedua. Namun, upayanya ini dihadapkan pada tantangan berat berupa tekanan biaya hidup yang terus meningkat, yang telah mengikis popularitasnya di kalangan pemilih.

Hichilema, yang memimpin koalisi United Party for National Development (UPND), menghadapi persaingan ketat dari beberapa kandidat oposisi. Salah satu penantang utamanya adalah Edgar Lungu, mantan presiden yang berkuasa dari 2015 hingga 2021, yang kini kembali mencalonkan diri. Selain Lungu, tokoh kunci lainnya yang turut meramaikan kontestasi adalah Fred M’membe dari Socialist Party.

Isu ekonomi menjadi sorotan utama dalam kampanye kali ini. Banyak warga Zambia yang merasakan dampak langsung dari kenaikan harga kebutuhan pokok, seperti bahan bakar dan makanan. Janji-janji kampanye Hichilema saat pemilihan sebelumnya, yang berfokus pada perbaikan ekonomi dan pemberantasan korupsi, kini diuji oleh realitas kehidupan sehari-hari masyarakat. Tingkat inflasi yang tinggi dan pengangguran menjadi keluhan utama yang kerap disuarakan oleh para pemilih.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters sebelum pemungutan suara, Hichilema mengakui tantangan yang dihadapi negaranya. Ia menyatakan, “Kami menghadapi situasi ekonomi yang sulit yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya. Kami berkomitmen untuk memulihkannya.” Namun, pesimisme masih terasa di kalangan sebagian masyarakat. Seorang pedagang di Lusaka, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya, “Harga-harga terus naik. Kami berharap ada perubahan, tapi sejauh ini belum terasa.”

Pemilihan kali ini dipantau ketat oleh pengamat domestik maupun internasional. Proses pemungutan suara yang dimulai pada pagi hari dilaporkan berjalan lancar di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh negeri. Komisi Pemilihan Umum Zambia (ECZ) mengimbau seluruh warga yang berhak memilih untuk menggunakan hak suara mereka dengan tertib.

Hasil pemilihan ini akan sangat menentukan arah kebijakan Zambia dalam lima tahun ke depan, terutama dalam upaya mengatasi krisis ekonomi dan membangun kepercayaan publik. Ketegangan politik yang mungkin timbul pasca-pemilu juga menjadi perhatian, mengingat sejarah pemilihan umum di Zambia yang terkadang diwarnai perselisihan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp