Monday, 7 September 2026
BREAKING
DUNIA

Pangeran Harry Jadi Sorotan Lagi: Keamanan di Inggris dan Beban Finansialnya

Oleh Heni Maulidya September 7, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Pangeran Harry kembali menarik perhatian publik Inggris setelah kepulangannya ke tanah air. Perdebatan sengit kembali mencuat, kali ini berfokus pada isu keamanan pribadinya dan siapa yang seharusnya menanggung biaya pengawalannya.

Kepulangan Harry ke Inggris kali ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan memicu kembali diskusi krusial mengenai perlindungan yang ia terima. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah siapa yang bertanggung jawab membiayai tim keamanan yang mendampinginya di tanah kelahirannya.

Situasi ini semakin rumit mengingat status Harry yang kini tidak lagi memegang peran sebagai anggota senior Kerajaan Inggris. Sejak mundur dari tugas kerajaan pada awal 2020, Pangeran Harry dan keluarganya telah mengambil langkah untuk menjadi mandiri secara finansial. Keputusan ini secara otomatis memengaruhi pengaturan keamanan mereka, termasuk siapa yang menanggung biayanya.

Sebelumnya, Pangeran Harry melalui pengacaranya telah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan pemerintah Inggris yang menolak memberikan perlindungan keamanan negara kepada dirinya dan keluarganya saat berada di Inggris. Ia berargumen bahwa ia membutuhkan perlindungan keamanan yang memadai, terlepas dari statusnya sebagai warga negara Inggris dan anggota keluarga kerajaan.

“Pangeran Harry tetap berharap dapat menyediakan keamanan yang memadai bagi keluarganya dan keluarganya di Inggris. Ia tidak dapat menerima keputusan ini, karena itu bertentangan dengan prinsipnya bahwa ia harus mendapatkan perlindungan keamanan yang memadai di depan umum,” demikian bunyi pernyataan resmi yang disampaikan oleh pengacara Pangeran Harry pada Februari 2020.

Perdebatan ini tidak hanya menyangkut aspek finansial, tetapi juga mencakup pertimbangan keamanan yang kompleks. Pemerintah Inggris, melalui Home Office, berpegang teguh pada kebijakan bahwa perlindungan keamanan negara hanya diberikan kepada anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi dan mewakili monarki. Pangeran Harry, setelah mundur dari peran seniornya, tidak lagi memenuhi kriteria tersebut.

“Keamanan Pangeran Harry dan keluarganya adalah masalah pribadi. Royal and Diplomatic Protection Command (RDP) memberikan perlindungan kepada anggota keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi. Keputusan untuk tidak memberikan perlindungan negara kepada Pangeran Harry di Inggris adalah keputusan yang telah dipertimbangkan dengan cermat oleh Home Office,” tegas juru bicara Home Office.

Kepulangan Harry ke Inggris, terutama untuk acara-acara penting seperti pemakaman Pangeran Philip atau peresmian patung ibunya, Putri Diana, selalu memicu kembali diskusi tentang keamanan ini. Kemunculannya di depan publik tanpa pengawalan negara yang sebelumnya diberikan, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi sebagian pihak, namun di sisi lain, pemerintah tetap konsisten pada pendiriannya.

Hingga kini, belum ada titik temu yang jelas mengenai solusi permanen untuk masalah keamanan Pangeran Harry saat berada di Inggris. Kepulangannya yang berikutnya diprediksi akan kembali menghadirkan sorotan dan perdebatan yang sama, menyoroti kompleksitas antara status kerajaan, privasi, dan kewajiban keamanan negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp