Thursday, 13 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Oculomics: Terobosan Baru Deteksi Dini Penyakit Retina ala ASRS

Oleh Rini Widiyarti August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Potensi revolusioner teknologi oculomics dalam mendeteksi penyakit retina dibahas secara mendalam dalam pertemuan tahunan American Society of Retina Specialists (ASRS). Pendekatan inovatif ini, yang menggabungkan teknik pencitraan mata mutakhir dengan kecerdasan buatan (AI), diharapkan mampu mengidentifikasi biomarker penyakit retina lebih dini dari sebelumnya.

Vivienne S. Hau, MD, PhD, dari Kaiser Permanente Bernard J. Tyson School of Medicine, menjadi salah satu pembicara kunci yang memaparkan perkembangan pesat oculomics. Dalam paparannya, Dr. Hau menjelaskan bagaimana oculomics mengintegrasikan teknologi pencitraan mata yang sudah ada, seperti OCT angiography dan foto fundus, dengan kemampuan analisis AI. Kombinasi ini membuka peluang baru bagi para spesialis retina untuk mendeteksi tanda-tanda awal penyakit.

Lebih lanjut, Dr. Hau menyoroti pentingnya penemuan biomarker baru dalam diagnosis dan penanganan penyakit retina. “Pada pertemuan ini, ada banyak diskusi mengenai biomarker yang baru saja ditemukan dan berpotensi mengubah cara kita melihat penyakit retina,” ungkapnya. Identifikasi dini melalui oculomics ini diklaim dapat berujung pada intervensi pengobatan yang lebih cepat, yang secara signifikan dapat meningkatkan prognosis pasien.

Pemanfaatan AI dalam analisis data pencitraan mata memungkinkan para profesional medis untuk mengenali pola-pola halus yang mungkin terlewatkan oleh mata manusia. Hal ini menjadi krusial mengingat banyak penyakit retina, seperti degenerasi makula terkait usia (AMD) dan retinopati diabetik, sering kali menunjukkan gejala yang samar pada tahap awal. Dengan oculomics, diharapkan deteksi dini dapat diwujudkan, memberikan kesempatan lebih besar bagi pasien untuk mendapatkan penanganan yang efektif sebelum kerusakan permanen terjadi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp