Thursday, 3 September 2026
BREAKING
DUNIA

Netanyahu Kecam Keras Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat, Sebut Aksi Kriminal

Oleh Heni Maulidya September 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah pemukim Israel terhadap warga Palestina di Desa Qusra, Tepi Barat, pada hari Sabtu, 29 Agustus. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat ditoleransi.

Pernyataan tegas Netanyahu ini muncul setelah laporan mengenai insiden penyerangan yang dilakukan oleh para pemukim Israel terhadap penduduk lokal di desa tersebut. Perdana menteri Israel secara eksplisit menyebut aksi tersebut sebagai ‘kejahatan’ dan menekankan bahwa pihak berwenang akan menindak tegas para pelaku.

Netanyahu juga menyampaikan keprihatinannya atas eskalasi kekerasan di wilayah Tepi Barat. Ia menegaskan kembali komitmen pemerintahannya untuk menjaga ketertiban dan keamanan, serta memastikan bahwa setiap tindakan ilegal akan dihadapi dengan konsekuensi hukum yang setimpal. “Kami tidak akan mentolerir kekerasan,” ujar Netanyahu dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantornya.

Lebih lanjut, Perdana Menteri Netanyahu menginstruksikan aparat keamanan Israel untuk melakukan investigasi mendalam terhadap insiden di Desa Qusra. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan membawa para pelaku ke pengadilan. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan sinyal jelas bahwa Israel tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh warganya sendiri di wilayah pendudukan.

Kecaman dari Netanyahu ini menjadi sorotan, mengingat seringnya terjadi bentrokan antara pemukim Israel dan warga Palestina di Tepi Barat. Sikap tegas yang ditunjukkan oleh Perdana Menteri Israel ini diharapkan dapat meredakan ketegangan dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang. Pernyataannya juga menegaskan kembali posisi resmi pemerintah Israel yang tidak mendukung atau membenarkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pemukim.

Bagikan: Facebook X WhatsApp