Meta mengumumkan model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Muse Glimmer, pada Senin. Meskipun Meta menekankan potensi performa Muse Glimmer, dua daya tarik utama model ini adalah statusnya sebagai open-weight dan kemampuannya untuk berjalan secara lokal di komputer Mac dan PC.
Muse Glimmer adalah model AI dengan 30 miliar parameter yang dioptimalkan untuk ‘alur kerja agen yang aktif setiap saat’ (always-on local agent workflows). Artinya, Glimmer dirancang untuk beroperasi secara otonom langsung di perangkat pengguna, bukan mengandalkan pemrosesan di cloud. Pendekatan lokal ini menawarkan keamanan data yang lebih baik karena informasi tetap berada dalam sistem pengguna, berbeda dengan layanan cloud yang berisiko membahayakan data.
Meta secara khusus menyoroti penggunaan Muse Glimmer untuk AI agen. Agen AI mampu menjalankan tugas atas nama pengguna dan semakin populer berkat kemampuannya melakukan berbagai fungsi. Menjalankan agen secara lokal juga diminati, namun model yang paling menuntut seringkali memerlukan perangkat keras yang kuat. Meta menyatakan bahwa Muse Glimmer dilatih untuk menyeimbangkan kinerja dengan keterbatasan perangkat keras. Model ini melalui tiga tahap pelatihan: ‘Pre-Training’ menggunakan hasil dari Muse Spark, ‘Mid-Training’ dengan data yang lebih fokus pada agen, dan ‘Post-Training’ untuk menyempurnakan berbagai parameter. Muse Glimmer diklaim mampu menyelesaikan tugas agen secara menyeluruh, penalaran multi-langkah, pemulihan saat panggilan alat gagal, dan pemrosesan input serta penalaran multi-model, serta telah dilatih pada data dari lebih dari 100 bahasa.
Meskipun Muse Glimmer tidak seberat model lain, ia kemungkinan besar tidak akan berjalan lancar di laptop rata-rata. Meta menjelaskan bahwa model 30 miliar parameter biasanya membutuhkan lebih dari 55GB memori, namun melalui ‘teknik kuantisasi’ (quantization techniques), Muse Glimmer dapat menggunakan kurang dari 20GB. Dengan memperhitungkan ‘memori kerja’ (working memory), Muse Glimmer diperkirakan membutuhkan 24GB atau 32GB memori. Pengguna dengan MacBook atau PC ‘Pro’ mungkin akan cocok, namun laptop dengan RAM 16GB atau kurang kemungkinan tidak memadai. Meta menguji Muse Glimmer pada MacBook M4 Max, M5 Max, dan dengan GPU RTX-5090.
Sifat Muse Glimmer yang ‘terbuka’ berarti Meta merilis bobot pelatihan (training weights) model tersebut. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk menggunakan dan menyesuaikan model sesuai kebutuhan spesifik mereka.
Dalam perbandingan dengan model AI lain, Meta hanya menyajikan data untuk Google Gemma4-31b dan Alibaba Qwen3.6-27B. Berdasarkan tolok ukur Meta, Muse Glimmer mengungguli kedua model tersebut dalam 12 tes, termasuk MCP Atlas dan GAIA2. Namun, Gemma4-31b unggul dalam empat tolok ukur, sementara Qwen3.6-27B memimpin di delapan tolok ukur.
Meta tidak membandingkan Muse Glimmer dengan model dari pemimpin industri seperti OpenAI, DeepSeek, Z.ai, atau Moonshot AI. Namun, peringkat model open-weight dari Artificial Analysis menempatkan Muse Glimmer pada posisi ke-18. Moonshot AI’s Kimi K3 (max) memimpin, diikuti oleh Z.ai’s GLM-5.2 (max) dan DeepSeek’s V4 Flash (max). Gemma4-31b berada di peringkat 32, sedangkan Qwen3.6-27B di peringkat 17.
Pengguna dapat mencoba Muse Glimmer dengan mengunduh bobotnya dari Hugging Face. Model ini juga akan tersedia dalam beberapa hari mendatang melalui aplikasi seperti Ollama, LM Studio, dan Unsloth.
