Thursday, 20 August 2026
BREAKING
DUNIA

Mantan Menteri Zambia Tewas dalam Penggerebekan Polisi di Markas Oposisi

Oleh Rini Widiyarti August 20, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Lusaka – Mantan Menteri Pertambangan Zambia, Mutotwe Kafwaya, dilaporkan tewas dalam sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan oleh aparat keamanan di sebuah markas milik partai oposisi, United Party for National Development (UPND). Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 19 Mei 2024, dan baru dikonfirmasi oleh pihak kepolisian pada hari Selasa, 21 Mei 2024, menyusul desakan publik yang meningkat terkait keberadaan Kafwaya.

Kepala Kepolisian Zambia, Lemmy Kajoba, melalui pernyataan resminya mengkonfirmasi kematian Kafwaya. Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat aparat keamanan melakukan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga terkait dengan aktivitas ilegal. “Kami mengkonfirmasi bahwa Mutotwe Kafwaya tewas dalam insiden yang terjadi pada hari Minggu, 19 Mei 2024, saat aparat penegak hukum melakukan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga digunakan untuk kegiatan ilegal,” ujar Kajoba.

Kafwaya, yang juga merupakan seorang tokoh terkemuka di UPND, dilaporkan tewas akibat luka tembak. Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka masih melakukan investigasi mendalam terkait kronologi pasti kejadian tersebut. Belum ada informasi rinci mengenai apakah Kafwaya terlibat langsung dalam aktivitas ilegal yang dimaksud atau berada di lokasi tersebut karena alasan lain.

Kematian Kafwaya memicu berbagai spekulasi dan kekhawatiran di kalangan oposisi serta masyarakat sipil. Sejumlah pihak mendesak agar investigasi dilakukan secara transparan dan independen. Partai UPND sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tewasnya salah satu kadernya tersebut, namun desakan untuk klarifikasi dari pihak berwenang terus menguat.

Sebelumnya, keluarga dan pendukung Kafwaya telah melaporkan hilangnya beliau. Meningkatnya permintaan informasi mengenai keberadaannya, yang akhirnya dijawab dengan konfirmasi kematian oleh kepolisian, menunjukkan adanya ketegangan politik yang berkembang di Zambia. Pihak berwenang berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah proses investigasi selesai.

Bagikan: Facebook X WhatsApp