Dua orang dilaporkan tewas akibat ledakan dahsyat yang mengguncang barak militer di Viacha, Bolivia. Pihak berwenang setempat mengkhawatirkan jumlah korban tewas dapat terus bertambah, sembari mengeluarkan peringatan keras agar masyarakat menjauhi area tersebut demi menghindari risiko ledakan susulan.
Insiden mengerikan ini terjadi pada hari Sabtu, 20 April 2024. Ledakan tersebut menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk sekitar barak yang berlokasi di kota Viacha, sebuah wilayah di departemen La Paz.
Hingga kini, identitas pasti para korban tewas belum dirilis secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Bolivia. Namun, kabar mengenai dua korban jiwa tersebut telah mengkonfirmasi dugaan terburuk yang sempat beredar. Pihak berwenang menekankan bahwa situasi di lokasi kejadian masih sangat berbahaya.
“Ada risiko ledakan lanjutan,” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan Bolivia, Kolonel Luis Fernando Diaz, dalam sebuah pernyataan pers. Ia menambahkan, “Kami meminta masyarakat untuk tidak mendekati barak tersebut. Kami masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini.”
Detail mengenai jenis bahan peledak yang diduga memicu ledakan masih dalam tahap penyelidikan. Namun, skala kerusakan yang terlihat di lokasi kejadian mengindikasikan kekuatan ledakan yang sangat besar. Tim penjinak bom dan unit investigasi telah dikerahkan ke barak militer tersebut untuk mengamankan area dan mengumpulkan bukti.
Kementerian Pertahanan Bolivia berjanji akan memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan hasil investigasi. Pihak keluarga korban juga diharapkan untuk bersabar sembari menunggu proses identifikasi dan verifikasi lebih lanjut. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan publik dan mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
