Menyimpan makanan dengan benar di kulkas tampaknya sederhana, namun banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan yang dapat memengaruhi kualitas, keamanan, dan umur simpan bahan pangan. Kesalahan-kesalahan ini, meskipun kecil, berpotensi menyebabkan pemborosan makanan dan bahkan risiko kesehatan.
Salah satu kekeliruan paling umum adalah menganggap semua makanan bisa disimpan di sembarang rak. Padahal, setiap bagian kulkas memiliki suhu yang berbeda. Misalnya, rak paling atas umumnya memiliki suhu paling stabil, cocok untuk makanan yang sudah matang atau sisa makanan. Sebaliknya, rak bagian bawah lebih dingin, ideal untuk daging mentah dan produk susu untuk mencegah kontaminasi silang.
Kesalahan lain yang sering terlewat adalah tidak mengelompokkan makanan berdasarkan jenisnya. Menempatkan daging mentah berdekatan dengan sayuran segar, misalnya, sangat berisiko. “Daging mentah dapat meneteskan cairan yang mengandung bakteri berbahaya, yang kemudian dapat mengkontaminasi makanan siap saji jika tidak disimpan dengan benar,” ujar seorang pakar keamanan pangan.
Banyak orang juga cenderung mengisi kulkas terlalu penuh. Kulkas yang padat menghambat sirkulasi udara dingin, menyebabkan beberapa area menjadi tidak dingin secara merata. Akibatnya, makanan bisa cepat rusak. Idealnya, kulkas diisi sekitar 70-80% dari kapasitasnya.
Teknik penyimpanan yang salah, seperti tidak menutup rapat wadah makanan, juga menjadi masalah serius. Udara yang masuk dapat mempercepat proses pembusukan dan membuat makanan menyerap bau dari bahan lain. Penggunaan wadah kedap udara atau membungkus makanan dengan rapat sangat disarankan.
Selanjutnya, kebiasaan menunda membersihkan kulkas juga berkontribusi pada masalah penyimpanan. Tumpahan makanan atau residu yang tertinggal dapat menjadi sarang bakteri. Membersihkan kulkas secara rutin, setidaknya sebulan sekali, sangat penting untuk menjaga kebersihan.
Kesalahan yang tak kalah penting adalah tidak memperhatikan tanggal kedaluwarsa. Seringkali, makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa masih disimpan di dalam kulkas. Memeriksa dan membuang makanan yang sudah tidak layak konsumsi adalah langkah krusial untuk mencegah keracunan makanan.
Terakhir, menaruh makanan panas langsung ke dalam kulkas juga tidak disarankan. Makanan panas dapat meningkatkan suhu di dalam kulkas, sehingga memaksa kompresor bekerja lebih keras dan berpotensi memengaruhi suhu makanan lain. Biarkan makanan mendingin terlebih dahulu sebelum disimpan.
