Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan peringatan keras kepada pihak Ruben Onsu agar tidak memperkeruh suasana dalam perseteruan yang saat ini bergulir. Fokus utama yang seharusnya menjadi perhatian adalah persoalan hak asuh anak, bukan masalah lain yang bisa memperluas konflik rumah tangga mereka.
Chris Sam Siwu secara tegas meminta agar Ruben Onsu tidak lagi membawa-bawa mendiang ayah Sarwendah ke dalam polemik yang sedang terjadi. “Kita fokus saja ke hak asuh anak. Jangan sampai melebar ke mana-mana, apalagi membawa-bawa almarhum,” ujar Chris Sam Siwu dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (20/6/2024).
Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap adanya indikasi bahwa isu mengenai rumah tangga mereka mulai merembet ke hal-hal yang tidak substansial. Chris Sam Siwu menekankan pentingnya menjaga martabat mendiang ayah Sarwendah, yang seharusnya tidak terseret dalam perselisihan yang sedang dihadapi. Ia juga mengingatkan bahwa almarhum ayah Sarwendah telah meninggal dunia dan tidak seharusnya dikaitkan dengan permasalahan yang sedang dihadapi kliennya saat ini.
Lebih lanjut, Chris Sam Siwu menegaskan bahwa proses hukum mengenai hak asuh anak masih berjalan. Ia berharap agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak menciptakan narasi baru yang dapat menimbulkan kegaduhan publik. “Karena almarhum itu kan sudah meninggal dunia, jadi tidak seharusnya kita mengungkit-ungkit almarhum,” tambahnya.
Kasus hak asuh anak ini sendiri diajukan oleh Ruben Onsu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kabar mengenai gugatan ini mulai beredar sejak Rabu (19/6/2024). Meskipun detail lengkap mengenai gugatan belum diungkapkan secara gamblang, fokus utama yang disorot oleh kuasa hukum Sarwendah adalah agar polemik ini tidak meluas dan tetap berada dalam koridor hukum yang semestinya, tanpa melibatkan pihak-pihak yang sudah tidak ada.
