Kubu presenter Ruben Onsu membantah tudingan bahwa mereka sengaja mengungkit mendiang ayah dari Sarwendah dalam polemik renovasi rumah mewah yang disebut memiliki utang lebih dari Rp10 miliar. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap anggapan yang berkembang di publik mengenai motif di balik pengungkapan fakta tersebut.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa informasi mengenai keterlibatan mendiang ayah Sarwendah dalam pembangunan rumah tersebut diungkapkan murni karena adanya kewajiban yang harus diselesaikan. Menurutnya, pengungkapan ini bukan bertujuan untuk menyerang pribadi siapapun, melainkan sebagai bagian dari upaya penyelesaian masalah finansial yang kompleks.
“Tidak ada niat untuk mengungkit almarhum bapaknya Sarwendah. Itu kan memang fakta yang terjadi, yang memang ada kewajiban yang harus diselesaikan,” ujar Minola Sebayang dalam sebuah kesempatan.
Polemik ini mencuat terkait dengan dugaan utang senilai lebih dari Rp10 miliar yang timbul dari proses renovasi rumah mewah tersebut. Utang ini menjadi pokok persoalan yang kini tengah ditangani oleh pihak-pihak terkait.
Minola menambahkan, fokus utama dari penyelesaian masalah ini adalah pada bagaimana kewajiban finansial tersebut dapat dipenuhi. Ia menekankan bahwa segala informasi yang disampaikan, termasuk mengenai peran mendiang ayah Sarwendah, adalah bagian dari narasi penyelesaian utang tersebut, bukan untuk menimbulkan kontroversi baru.
“Justru kita ini kan sedang menyelesaikan utang, jadi kita harus menguraikan fakta-fakta yang ada, yang memang harus kita pertanggungjawabkan,” jelas Minola.
Lebih lanjut, Minola menyatakan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan masalah ini secara baik-baik dan transparan. Pengungkapan fakta-fakta yang ada, termasuk yang berkaitan dengan mendiang ayah Sarwendah, dianggap sebagai langkah yang perlu diambil demi mencapai titik terang dalam penyelesaian utang-piutang tersebut.
Ia berharap agar publik dapat memahami konteks sebenarnya dari pernyataan yang disampaikan oleh kubu Ruben Onsu. Penegasan ini penting untuk meredakan spekulasi yang berkembang dan mengembalikan fokus pada penyelesaian sengketa renovasi rumah tersebut.
