Skandal yang melibatkan kontroversi mengenai kakek buyut yang diduga pro-Jepang kini berimbas pada aktris Ha Young. Sejumlah perusahaan dilaporkan mulai menarik iklan yang menampilkan dirinya sebagai bintang. Situasi ini juga menyebabkan pembatalan beberapa jadwal wawancara yang seharusnya dijalani oleh Ha Young.
Isu ini pertama kali mencuat ke publik setelah beredar informasi mengenai latar belakang keluarga Ha Young. Muncul tudingan bahwa salah satu leluhurnya memiliki keterlibatan yang erat dengan rezim Jepang di masa lalu, yang menimbulkan reaksi negatif dari sebagian masyarakat. Kepekaan terhadap isu sejarah ini membuat banyak pihak merasa perlu untuk mengambil sikap.
Menyikapi situasi yang memanas, beberapa merek yang bekerja sama dengan Ha Young dilaporkan telah mengambil langkah tegas. Salah satu langkah yang diambil adalah menarik kembali materi promosi yang menampilkan wajah sang aktris. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap gelombang protes dan kekhawatiran publik terhadap citra brand yang mungkin terdampak negatif.
Selain penarikan iklan, Ha Young juga menghadapi konsekuensi lain berupa pembatalan agenda wawancara. Jadwal tatap muka dengan media yang telah disusun sebelumnya terpaksa dibatalkan. Hal ini mengindikasikan bahwa agensi maupun pihak terkait tengah mengevaluasi dampak skandal ini lebih jauh dan mungkin sedang mencari solusi terbaik untuk menanganinya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak Ha Young atau agensinya terkait kontroversi ini. Namun, dampak yang timbul telah terasa nyata, menunjukkan betapa sensitifnya isu sejarah yang berkaitan dengan masa lalu penjajahan di Korea Selatan. Keputusan perusahaan untuk menarik iklan dan pembatalan wawancara menjadi bukti nyata dari tekanan publik yang dihadapi oleh Ha Young saat ini.
