Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan telah meninjau kapal perusak terbaru yang diberi nama Kang Kon, yang diklaim mampu melancarkan serangan nuklir. Kunjungan ini terjadi pada hari Kamis, 13 Juni 2024, di mana Kim Jong Un menginspeksi kesiapan kapal tersebut dalam menghadapi ancaman nuklir.
Dalam tinjauannya, Kim Jong Un menekankan pentingnya penguatan kekuatan maritim negara sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional. Ia menyatakan bahwa kapal perusak Kang Kon merupakan simbol kemajuan teknologi pertahanan Korea Utara dan kesiapannya untuk merespons segala bentuk agresi. “Kapal perusak Kang Kon ini adalah manifestasi dari kekuatan militer kita yang tak tertandingi,” ujar Kim Jong Un, sebagaimana dilaporkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Menurut KCNA, kapal perusak Kang Kon telah dilengkapi dengan teknologi canggih yang memungkinkan peluncuran senjata nuklir. Keberadaan kapal ini diklaim akan meningkatkan kemampuan pencegahan Korea Utara secara signifikan. Kim Jong Un juga dilaporkan memberikan instruksi spesifik terkait operasionalisasi dan pelatihan awak kapal agar siap siaga dalam berbagai skenario.
Inspeksi ini merupakan bagian dari upaya Korea Utara untuk terus memodernisasi angkatan bersenjatanya, terutama dalam menghadapi ketegangan yang terus berlanjut di Semenanjung Korea. Kim Jong Un secara konsisten mendorong pengembangan sistem persenjataan baru, termasuk yang berkaitan dengan kemampuan nuklir, sebagai jaminan keamanan negara.
Klaim mengenai kemampuan nuklir kapal perusak Kang Kon ini menambah daftar panjang pengembangan senjata yang dilakukan oleh Korea Utara. Negara tersebut diketahui terus giat melakukan uji coba rudal balistik dan mengembangkan teknologi nuklir, yang seringkali menuai kecaman dari komunitas internasional. Namun, Pyongyang bersikeras bahwa program-program tersebut adalah hak kedaulatan dan langkah defensif semata.
