Saturday, 25 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Keratoplasti Aditif: Solusi Non-Invasif Tingkatkan Penglihatan Penderita Keratokonus

Oleh Rini Widiyarti July 25, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Penderita keratokonus kini memiliki pilihan penanganan yang relatif non-invasif untuk memperbaiki kualitas penglihatan mereka. Keratoplasti aditif, yang mencakup teknik seperti Corneal Tunneling with Additive Keratoplasty (CTAK) dan Corneal Allogeneic Intrastromal Ring Segments (CAIRS), menawarkan alternatif yang lebih ringan dibandingkan transplantasi kornea tradisional.

Dr. Beeran B. Meghpara dari Wills Eye Hospital menjelaskan bahwa metode-metode ini memungkinkan peningkatan signifikan pada ketajaman visual pasien. “Baik itu CTAK atau CAIRS, kami sekarang memiliki cara bedah yang cukup non-invasif, terutama jika dibandingkan dengan transplantasi kornea, untuk membantu pasien meningkatkan penglihatan mereka,” ujar Dr. Meghpara dalam sebuah video dari Kiawah Eye & Retina di Kiawah Island, S.C.

Peningkatan penglihatan yang dimaksud mencakup perbaikan pada ketajaman visual tanpa koreksi, ketajaman visual dengan kacamata, serta mengurangi ketergantungan pasien pada lensa sklera. Lensa sklera sendiri merupakan solusi umum bagi penderita keratokonus untuk membantu memfokuskan cahaya pada retina, namun terkadang dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

Keratokonus adalah kondisi progresif yang menyebabkan penipisan kornea, mengakibatkan bentuknya yang tidak teratur seperti kerucut. Hal ini dapat menyebabkan distorsi penglihatan yang parah dan seringkali memerlukan penanganan khusus. Sebelumnya, transplantasi kornea menjadi opsi utama untuk kasus-kasus yang parah, namun prosedur ini memiliki risiko dan masa pemulihan yang lebih panjang.

Dengan adanya pilihan keratoplasti aditif, pasien keratokonus memiliki harapan baru untuk mendapatkan kembali penglihatan yang lebih baik dengan prosedur yang lebih minim risiko dan pemulihan yang lebih cepat. Hal ini membuka peluang bagi lebih banyak pasien untuk mendapatkan manfaat dari intervensi bedah tanpa harus melalui prosedur yang lebih kompleks.

Bagikan: Facebook X WhatsApp