Friday, 14 August 2026
BREAKING
DUNIA

Kemenlu Belum Terima Protes Taiwan Terkait Latihan Militer Gabungan RI-China

Oleh Heni Maulidya August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima nota protes resmi dari Taiwan mengenai latihan militer gabungan antara Indonesia dan China. Latihan tersebut diketahui telah dilaksanakan pada pertengahan bulan Agustus lalu di wilayah perairan sebelah timur pulau Indonesia.

Penegasan ini disampaikan oleh pihak Kemlu sebagai respons terhadap adanya informasi yang beredar mengenai ketidakpuasan Taiwan atas kegiatan militer tersebut. Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki catatan penerimaan protes dari perwakilan Taiwan terkait latihan gabungan yang melibatkan dua negara tersebut.

“Sampai saat ini kami belum menerima nota protes dari Taiwan terkait latihan militer antara Indonesia dan China di timur pulau,” ujar Teuku Faizasyah dalam keterangan resminya. Pernyataan ini mengklarifikasi bahwa belum ada komunikasi formal yang diterima oleh pemerintah Indonesia dari Taiwan mengenai isu latihan militer gabungan yang disebutkan.

Latihan militer bersama antara Indonesia dan China ini disebut-sebut dilaksanakan pada pertengahan Agustus. Meskipun detail spesifik mengenai jenis latihan dan personel yang terlibat tidak dirinci lebih lanjut dalam pernyataan Kemlu, namun lokasi pelaksanaannya dikonfirmasi berada di sebelah timur wilayah kepulauan Indonesia. Kegiatan semacam ini merupakan bagian dari kerja sama pertahanan bilateral yang lazim dilakukan oleh berbagai negara untuk meningkatkan interoperabilitas dan profesionalisme militer.

Pemerintah Indonesia secara konsisten menjalankan kebijakan luar negeri yang bebas aktif, yang berarti Indonesia berupaya menjaga hubungan baik dengan semua negara tanpa memihak pada blok kekuatan tertentu. Dalam konteks hubungan internasional, Indonesia tetap berpegang pada prinsip-prinsip kedaulatan dan non-intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain. Oleh karena itu, setiap kegiatan pertahanan yang dilaksanakan oleh Indonesia selalu mengacu pada kepentingan nasional dan prinsip-prinsip hukum internasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan lebih lanjut dari pihak Taiwan mengenai dugaan ketidakpuasan mereka terhadap latihan militer gabungan antara Indonesia dan China tersebut. Kemlu RI pun menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh mitra diplomatik, termasuk Taiwan, dalam kerangka penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp