Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Kalsium Arteri Koroner Ungkap Risiko Penyakit Jantung pada Pasien Psoriasis

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pasien dengan penyakit psoriasis berpotensi memiliki risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa temuan kalsium arteri koroner yang terdeteksi secara tidak sengaja melalui pemeriksaan kualitatif dapat menjadi indikator penting untuk mengidentifikasi pasien psoriasis mana yang memerlukan manajemen risiko kardiovaskular yang lebih intensif.

Hasil penelitian ini dipresentasikan dalam American Society for Preventive Cardiology Congress on CVD Prevention, di mana presentasi tersebut meraih penghargaan sebagai abstrak oral terbaik pada hari kedua acara. Brooke Bartley, MD, seorang residen dermatologi dari University of Texas Medical Branch dan UT Southwestern Medical Center, memaparkan temuan dari proyek STRATIFY-PsD.

“Ini adalah inisiatif gabungan antara kardiologi dan dermatologi, dan mengeksplorasi hubungan antara penyakit psoriasis dan kesehatan kardiovaskular,” jelas Bartley. Proyek STRATIFY-PsD bertujuan untuk memahami lebih dalam bagaimana kondisi kulit seperti psoriasis dapat memengaruhi risiko penyakit jantung.

Penelitian ini menyoroti pentingnya kalsium arteri koroner (CAC) sebagai penanda dini penyakit jantung. CAC merupakan penumpukan kalsium di dinding arteri koroner, yang seringkali merupakan indikasi awal dari aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah. Dalam konteks pasien psoriasis, deteksi CAC yang tidak disengaja melalui pencitraan lain dapat memberikan wawasan berharga.

Temuan ini sangat relevan karena pasien dengan penyakit psoriasis, baik psoriasis vulgaris maupun psoriasis artritis, diketahui memiliki prevalensi penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Peradangan kronis yang menjadi ciri khas psoriasis diduga berperan dalam mempercepat proses aterosklerosis.

Lebih lanjut, Bartley mengemukakan bahwa identifikasi dini risiko kardiovaskular melalui penanda seperti CAC memungkinkan intervensi yang lebih cepat dan tepat. Dengan demikian, tim medis dapat mengambil langkah-langkah pencegahan atau pengobatan yang lebih efektif untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kejadian kardiovaskular serius pada pasien psoriasis.

Penelitian STRATIFY-PsD ini diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang lebih erat antara spesialis kulit dan jantung untuk menciptakan strategi penanganan pasien psoriasis yang lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan tidak hanya kondisi kulit mereka tetapi juga kesehatan jantung secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp