Friday, 4 September 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Jejak Multisemesta: 10 Serial Sci-Fi Mirip ‘Dark Matter’ yang Wajib Ditonton

Oleh Heni Maulidya September 4, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Bagi penggemar konsep sains fiksi yang kompleks dan mendalam, Apple TV+ telah menjadi rumah bagi sejumlah serial unggulan. Salah satu yang terbaru dan mencuri perhatian adalah ‘Dark Matter’, sebuah drama yang diadaptasi dari novel laris Blake Crouch. Serial ini baru saja kembali untuk musim keduanya, dan menawarkan pengalaman menonton yang memikat.

‘Dark Matter’ berkisah tentang seorang profesor fisika bernama Jason Dessen, yang diperankan oleh Joel Edgerton. Hidupnya berubah drastis ketika ia diculik dari linimasanya sendiri oleh sosok bertopeng. Tak disangka, penculik itu adalah dirinya sendiri, namun dari semesta paralel yang lebih suram. Versi alternatif ini menginginkan kehidupan Dessen dan bertekad untuk menggantikannya. Alur cerita yang penuh intrik dan pertanyaan eksistensial ini tentu membuat penonton penasaran untuk mencari tontonan serupa.

Bagi Anda yang terpesona dengan ‘Dark Matter’, berikut adalah 10 serial lain yang menyajikan ketegangan serupa, siap untuk dijelajahi:

Russian Doll (2019 – 2022)
Serial ini menawarkan premis sains fiksi konseptual dengan taruhan yang sangat personal. Nadia Vulvokov (Natasha Lyonne), seorang insinyur perangkat lunak, terjebak dalam putaran waktu saat merayakan ulang tahunnya yang ke-36. Setiap kali ia mati, ia kembali ke momen yang sama, tanpa bisa melangkah maju. Kematian berulang ini memaksanya untuk mengeksplorasi berbagai pilihan hidup demi mencapai otentisitas. Musim kedua membawa Nadia menjelajahi kehidupan ibu dan neneknya, kembali terlempar ke masa lalu. Dengan sentuhan humor, kecerdasan, dan kedalaman eksistensial, ‘Russian Doll’ adalah salah satu karya fiksi ilmiah terbaik dekade ini. Tersedia di Netflix.

Constellation (2024)
Jo Ericsson (Noomi Rapace) adalah seorang astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Ia tertinggal oleh kru lainnya setelah tabrakan dan evakuasi darurat. Berhasil memperbaiki kapsul Soyuz dan kembali ke Bumi bersama jenazah rekannya, Jo mendapati bahwa kisah hidup dan ingatannya tidak lagi sesuai dengan kenyataan di sekitarnya. Ia seolah kembali ke Bumi yang berbeda, namun semua orang menganggapnya berbohong atau mengalami cedera kepala saat pendaratan. Serial ini dapat disaksikan di Apple TV.

Fringe (2008 – 2013)
Jauh sebelum Marvel meramaikan konsep multiverse, ‘Fringe’ telah memukau penonton dengan eksplorasi semesta paralel. Serial ini adalah perpaduan cerdas antara fiksi ilmiah dan prosedur kriminal, menjadi penerus ‘The X-Files’ sekaligus prekursor bagi ‘Dark Matter’. Dibintangi oleh Anna Torv, Joshua Jackson, John Noble, dan Lance Reddick, tim yang tak biasa ini menyelidiki kasus-kasus aneh yang ternyata terhubung dengan ancaman lintas waktu dan ruang, serta drama keluarga yang terabaikan. ‘Fringe’ bisa ditonton di Hulu.

The Lazarus Project (2022 – 2023)
Serial Inggris ini memperkenalkan George (Paapa Essiedu), yang terbangun pada tanggal 1 Juli, menyadari bahwa ia telah mengalami hari yang sama berulang kali dan hanya dia yang mengingat enam bulan terakhir. Ia kemudian dihubungi oleh Archie (Anjli Mohindra) dari Lazarus Project, sebuah organisasi rahasia yang bertanggung jawab memutar balik waktu pasca bencana. Hanya sebagian kecil populasi yang dapat merasakan perubahan ini, dan bagi George, ini berarti tawaran pekerjaan yang tak terduga. ‘The Lazarus Project’ dapat dibeli di Prime Video.

Dark (2017 – 2020)
Dimulai dengan kasus hilangnya anak-anak di sebuah kota kecil Jerman, ‘Dark’ dengan cepat berkembang menjadi konspirasi yang melibatkan empat keluarga lintas generasi. Misteri di sistem gua di bawah pembangkit listrik tenaga nuklir lokal mengungkap rahasia kelam yang disembunyikan oleh penduduk kota selama puluhan tahun. Tanpa membocorkan terlalu banyak, para karakter tidak hanya mengunjungi masa lalu secara metaforis, tetapi secara harfiah, elemen perjalanan waktu yang menambah kedalaman dan misteri serial ini. Sebagai impor Jerman pertama Netflix, ‘Dark’ sangat direkomendasikan meski Anda harus membaca subtitle. Tersedia di Netflix.

Signal (2016 – )
Menggabungkan elemen prosedural polisi, misteri, dan fiksi ilmiah, drama Korea ini menjadi salah satu tontonan paling populer di Korea Selatan, bahkan akan segera merilis musim kedua setelah penantian hampir satu dekade. Park Hae-young (Lee Je-hoon), seorang profiler polisi, menemukan walkie-talkie tua yang menghubungkannya dengan Detektif Lee Jae-han (Cho Jin-woong), yang menghilang pada tahun 2000. Mereka bekerja sama melintasi waktu untuk memecahkan kasus lama, namun menemukan konsekuensi mengerikan di masa kini ketika mereka bermain dengan waktu. ‘Signal’ dapat disaksikan di Netflix.

The Man in the High Castle (2015 – 2019)
Diadaptasi dari novel Philip K. Dick, serial ini adalah thriller politik yang berlatar di tahun 1960-an alternatif, di mana Sekutu kalah dalam Perang Dunia II. Amerika Serikat terbagi antara Kekaisaran Jepang dan Reich Jerman. Serial ini mengeksplorasi kehidupan di bawah rezim fasis dan perlawanan yang muncul. Konsep realitas alternatif dan dampaknya terhadap kehidupan manusia menjadi benang merah yang kuat dalam cerita ini. ‘The Man in the High Castle’ tersedia di Prime Video.

Bagikan: Facebook X WhatsApp