Monday, 31 August 2026
BREAKING
DUNIA

Itamar Ben Gvir Kembali Menuai Kecaman Akibat Pernyataan Kontroversial Terhadap Tahanan Perempuan Palestina

Oleh Heni Maulidya August 31, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, kembali menjadi sorotan publik dan menuai kecaman keras setelah melontarkan pernyataan yang dianggap menghina para tahanan perempuan Palestina. Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan Ben Gvir sejak menjabat.

Pernyataan Ben Gvir tersebut dilontarkan pada hari Minggu, 28 Mei 2023, saat ia mengunjungi penjara Givon di Ramle. Dalam kunjungannya, ia dilaporkan menyampaikan komentar yang merendahkan martabat para tahanan perempuan Palestina yang tengah menjalani masa hukuman.

Anggota parlemen Palestina, Huda Naim, mengecam keras tindakan Ben Gvir. “Ini adalah penghinaan terhadap martabat perempuan Palestina dan narapidana,” ujar Naim, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera. Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis Israel untuk merendahkan dan menindas perempuan Palestina.

Lebih lanjut, Naim menekankan bahwa pernyataan Ben Gvir tidak hanya menyasar para tahanan, tetapi juga seluruh perempuan Palestina. Ia menyerukan agar komunitas internasional segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan pelanggaran hak asasi manusia yang terus dilakukan oleh Israel.

Pernyataan Ben Gvir ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Palestina dan meningkatnya jumlah tahanan Palestina di penjara-penjara Israel. Lembaga pemantau hak asasi manusia Palestina mencatat bahwa hingga saat ini, terdapat ratusan perempuan Palestina yang ditahan di berbagai fasilitas penjara Israel, banyak di antaranya menghadapi kondisi yang memprihatinkan.

Kritik terhadap Ben Gvir tidak hanya datang dari pihak Palestina, tetapi juga dari sejumlah organisasi hak asasi manusia internasional yang telah berulang kali mendokumentasikan pelanggaran yang dilakukan oleh otoritas Israel terhadap tahanan Palestina. Mereka mendesak adanya investigasi independen terhadap perlakuan terhadap tahanan Palestina, termasuk perempuan.

Ben Gvir sendiri dikenal dengan pandangan garis kerasnya terhadap isu Palestina dan sering kali mengeluarkan pernyataan yang provokatif. Kali ini, pernyataannya kembali memicu kemarahan dan kekhawatiran mengenai perlakuan terhadap para tahanan perempuan di bawah pemerintahannya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp