Friday, 28 August 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Dorong Kerja Sama Ekonomi Negara Muslim Pasca Sanksi AS

Oleh Heni Maulidya August 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan negara-negara Muslim untuk memperkuat kolaborasi ekonomi di tengah ketegangan yang terus berlanjut dengan Amerika Serikat. Imbauan ini disampaikan menyusul penerapan sanksi baru yang dijatuhkan oleh Washington terhadap Teheran.

Dalam pidatonya di hadapan para pemimpin negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Kampala, Uganda, pada Senin (22/7/2024), Pezeshkian menekankan pentingnya kemandirian ekonomi di antara negara-negara Muslim. Ia menyatakan bahwa penguatan hubungan dagang dan investasi antarnegara berpenduduk mayoritas Muslim dapat menjadi benteng pertahanan terhadap tekanan ekonomi dari negara lain.

β€œKita harus fokus pada kerja sama ekonomi dan perdagangan yang saling menguntungkan,” ujar Pezeshkian, sebagaimana dikutip dari kantor berita Iran, IRNA. Ia menambahkan bahwa negara-negara Muslim memiliki potensi besar yang belum tergarap secara optimal, baik dari segi sumber daya alam maupun pasar yang luas.

Presiden Iran ini juga menyoroti perlunya kesatuan langkah dalam menghadapi tantangan global, termasuk isu-isu keamanan dan politik yang dihadapi oleh negara-negara Muslim. Ia berharap, pertemuan OKI dapat menghasilkan komitmen konkret untuk mewujudkan kerja sama yang lebih erat di berbagai sektor, bukan hanya ekonomi, tetapi juga sosial dan budaya.

β€œJika kita bersatu, kita akan lebih kuat. Kita harus membangun jembatan kerja sama yang kokoh,” tegasnya. Pezeshkian menggarisbawahi bahwa sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat kepada Iran, serta tekanan serupa yang mungkin dihadapi negara Muslim lainnya, seharusnya menjadi pemicu untuk lebih mengandalkan kekuatan internal dan solidaritas antar sesama negara Muslim.

Pezeshkian juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang telah diberikan oleh negara-negara Muslim lainnya kepada Iran. Ia berharap, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk merumuskan strategi bersama dalam menghadapi segala bentuk intervensi asing yang dapat mengganggu kedaulatan dan pembangunan ekonomi negara-negara Muslim.

Bagikan: Facebook X WhatsApp