Thursday, 23 July 2026
BREAKING
DUNIA

Iran Diduga Sembunyikan Fasilitas Nuklir di Bawah Pegunungan Natanz

Oleh Heni Maulidya July 23, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah laporan intelijen baru-baru ini mengungkap dugaan Iran menyembunyikan fasilitas nuklir penting, termasuk sentrifus uranium, di bawah lapisan tanah setebal 100 meter di Pegunungan Pickaxe, dekat Kota Natanz. Lokasi tersembunyi ini menimbulkan kekhawatiran internasional mengenai program nuklir Teheran.

Fasilitas yang diduga tersembunyi ini dilaporkan berada di bawah gunung yang sama di mana Iran sebelumnya telah membangun fasilitas pengayaan uranium di atas tanah. Kedalaman yang signifikan ini diduga dirancang untuk melindungi fasilitas dari potensi serangan.

Laporan tersebut, yang dikutip oleh media asing, menyoroti kekhawatiran tentang potensi Iran untuk mengembangkan senjata nuklir. Sentrifus uranium merupakan komponen kunci dalam proses pengayaan uranium, yang dapat digunakan untuk bahan bakar reaktor nuklir atau, jika diperkaya lebih lanjut, untuk membuat senjata nuklir.

Meskipun Iran secara konsisten menyatakan bahwa program nuklirnya bersifat damai dan untuk tujuan energi, spekulasi mengenai tujuan militer terus berlanjut. Lokasi tersembunyi ini semakin memperkuat keraguan komunitas internasional.

Laporan intelijen ini muncul di tengah negosiasi yang sedang berlangsung mengenai kesepakatan nuklir Iran. Perkembangan ini berpotensi menambah kompleksitas pada upaya diplomatik untuk membatasi program nuklir Iran dan mencegah proliferasi senjata nuklir di kawasan tersebut.

Para ahli keamanan internasional menekankan pentingnya transparansi dan verifikasi yang ketat terhadap aktivitas nuklir Iran. Pengungkapan fasilitas tersembunyi ini diharapkan memicu dialog lebih lanjut dan mungkin penyelidikan oleh badan pengawas nuklir internasional.

Pemerintah Iran belum memberikan komentar resmi mengenai laporan spesifik mengenai fasilitas di bawah Pegunungan Pickaxe ini. Namun, secara umum, Teheran telah berulang kali membantah tuduhan bahwa mereka sedang berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Bagikan: Facebook X WhatsApp