Thursday, 23 July 2026
BREAKING
EKONOMI

IHSG Ambles, Mayoritas Saham Merugi di Akhir Perdagangan Kamis (23/7/2026)

Oleh Yohanes July 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (23/7/2026) dengan catatan negatif. Indeks acuan bursa saham Indonesia ini tercatat melemah, ditutup pada level 6.315 poin. Pelemahan ini mencerminkan sentimen negatif yang membayangi pasar, terbukti dari mayoritas saham yang berakhir di zona merah.

Dari total 736 saham yang diperdagangkan, sebanyak 309 saham dilaporkan mengalami penurunan harga atau berakhir di zona merah. Angka ini menunjukkan dominasi saham-saham yang melemah dibandingkan dengan saham yang menguat maupun yang stagnan. Hanya 241 saham yang mampu menguat, sementara 186 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Kondisi pasar yang lesu ini juga tercermin dari volume perdagangan yang tercatat. Nilai transaksi saham pada hari ini mencapai Rp 10,53 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 25,05 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan pun terpantau sebanyak 974.557 kali transaksi.

Analis pasar modal dari PT Indo Premier Sekuritas, Yuliansyah, menyoroti beberapa faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan IHSG. “Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh beberapa sentimen, baik dari dalam negeri maupun global. Investor cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi,” ujar Yuliansyah.

Lebih lanjut, Yuliansyah menambahkan bahwa investor perlu mencermati perkembangan data ekonomi terkini serta kebijakan moneter yang akan dirilis. “Perhatian kita masih tertuju pada data inflasi dan kebijakan suku bunga acuan bank sentral. Hal ini akan sangat menentukan arah pasar ke depan,” jelasnya.

Sektor-sektor yang mengalami pelemahan cukup signifikan pada perdagangan hari ini antara lain sektor infrastruktur dan sektor keuangan. Sebaliknya, sektor energi dan sektor barang konsumsi primer menjadi sedikit penopang dengan adanya beberapa saham yang masih mampu mencatatkan penguatan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp