Friday, 24 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Harapan Hidup Meningkat, Namun Kualitas Kesehatan Menurun di Tahun Tambahan

Oleh Rini Widiyarti July 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Angka harapan hidup global terus menunjukkan tren peningkatan, namun ironisnya, banyak tahun tambahan tersebut justru dihabiskan dengan kondisi disabilitas dan penyakit. Temuan ini diungkapkan dalam laporan terbaru yang dipublikasikan di jurnal Lancet Public Health.

“Temuan utamanya adalah kita menambahkan tahun-ke-tahun kehidupan lebih cepat daripada kita menambahkan kesehatan pada tahun-tahun tersebut,” ujar Simon I. Hays, DPhil, DSc, FMedSci, direktur strategi penelitian di Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), kepada Healio.

Beberapa laporan IHME belakangan ini memang telah mengindikasikan lonjakan signifikan dalam harapan hidup selama beberapa tahun terakhir. Sebuah studi yang diproyeksikan untuk tahun 2025 bahkan menunjukkan bahwa harapan hidup global telah kembali ke tingkat sebelum pandemi COVID-19.

Meskipun demikian, laporan Lancet Public Health menyoroti adanya kesenjangan yang mengkhawatirkan antara peningkatan usia harapan hidup dengan kualitas kesehatan yang menyertainya. Peningkatan tahun-tahun kehidupan ini tidak selalu berarti tahun-tahun yang dijalani dalam keadaan sehat dan produktif.

Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa bertambahnya usia harapan hidup harus diimbangi dengan upaya serius untuk meningkatkan kualitas kesehatan di masa tua. Hal ini penting agar tambahan tahun kehidupan yang diraih dapat dinikmati sepenuhnya tanpa beban penyakit kronis atau disabilitas yang mengurangi kualitas hidup.

Simon I. Hays lebih lanjut menjelaskan bahwa fokus penelitian saat ini adalah bagaimana memastikan bahwa setiap tahun tambahan yang didapat oleh individu benar-benar berkontribusi pada kesejahteraan mereka, bukan hanya sekadar perpanjangan usia semata. Ini menjadi tantangan krusial bagi sistem kesehatan global di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp