Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (14/12/2021) pagi, dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa di kalangan wisatawan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, setelah melakukan pemantauan dan koordinasi pascagempa.
Menurut Bupati Edistasius Endi, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pengelola destinasi wisata dan hotel di wilayahnya. “Alhamdulillah, sampai saat ini, berdasarkan laporan yang kami terima, tidak ada wisatawan yang menjadi korban jiwa akibat gempa tersebut,” ujar Edistasius Endi pada Selasa (14/12/2021).
Gempa yang berpusat di laut Flores, NTT, ini memang sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama mengingat banyaknya destinasi wisata populer di NTT yang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, upaya penanganan dan pemantauan cepat dilakukan untuk memastikan keselamatan semua pihak, khususnya para pengunjung.
Bupati menambahkan bahwa timnya terus melakukan pendataan dan memastikan kondisi keamanan di seluruh wilayah Manggarai Barat. “Kami terus melakukan pendataan dan memastikan kondisi aman, baik bagi masyarakat lokal maupun para wisatawan yang sedang berkunjung,” jelasnya.
Meskipun demikian, masyarakat dan pelaku pariwisata tetap diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Informasi mengenai kondisi terkini dan imbauan keselamatan akan terus disebarluaskan oleh pemerintah daerah.
