Dua wisatawan asal China dilaporkan mengalami luka-luka menyusul gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kejadian ini memaksa mereka mencari pertolongan medis di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.
Menurut informasi yang dihimpun, gempa yang terjadi pada Selasa, 10 Januari 2023, tersebut menimbulkan kepanikan di kalangan wisatawan. Akibat upaya penyelamatan diri saat gempa berlangsung, kedua wisatawan asal Negeri Tirai Bambu ini mengalami cedera.
Pasca-kejadian, mereka segera dibawa ke RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Pihak rumah sakit telah memberikan perawatan kepada kedua korban luka tersebut.
Gempa bumi yang berpusat di Laut Flores, NTT, ini dirasakan dampaknya hingga ke berbagai wilayah, termasuk Labuan Bajo. Getaran yang kuat menyebabkan kepanikan dan beberapa laporan kerusakan ringan di beberapa titik.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui akun media sosial resminya telah menyampaikan imbauan kepada para wisatawan untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat. “Kami mengimbau seluruh wisatawan yang berada di Labuan Bajo dan sekitarnya untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi serta arahan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat,” demikian bunyi imbauan Kemenparekraf.
Pihak Kemenparekraf juga terus memantau situasi pasca-gempa dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para wisatawan. Selain itu, upaya penanganan dampak gempa, termasuk penanganan korban luka, terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.
