Friday, 24 July 2026
BREAKING
DUNIA

Francisco Leyva: Jurnalis Meksiko Keempat Tewas dalam Dua Bulan

Oleh Heni Maulidya July 24, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Seorang jurnalis Meksiko bernama Francisco Leyva ditemukan meninggal dunia pada Rabu (22/7). Penemuan ini menambah daftar tragis jurnalis yang menjadi korban pembunuhan di Meksiko, dengan Leyva menjadi korban keempat sejak bulan Juni lalu.

Leyva, yang dikenal atas liputannya di negara bagian Guerrero, ditemukan tewas di sebuah jalan di kota Chilapa. Hingga kini, motif pasti di balik pembunuhannya masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang. Namun, insiden ini kembali menyoroti tingkat kekerasan yang mengancam para pekerja media di Meksiko.

Sebelumnya, tiga jurnalis lain juga telah kehilangan nyawa mereka dalam periode yang sama. Jurnalis Arturo Pfeiffer, yang meliput isu-isu lingkungan di negara bagian Baja California Sur, ditemukan tewas pada awal Juli. Sementara itu, jurnalis Alberto Javier Arjona, yang bekerja untuk stasiun radio di Sonora, menjadi korban pembunuhan pada akhir Juni. Jurnalis lainnya, Jorge Camacho, juga dilaporkan tewas pada pertengahan Juni di negara bagian Guerrero.

Organisasi kebebasan pers internasional, Reporters Without Borders (RSF), telah berulang kali menyuarakan keprihatinan mendalam atas gelombang kekerasan terhadap jurnalis di Meksiko. RSF mendesak pemerintah Meksiko untuk segera mengambil langkah konkret guna melindungi para pekerja media dan memastikan akuntabilitas bagi para pelaku kekerasan.

Dalam sebuah pernyataan, RSF mencatat bahwa Meksiko merupakan salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi jurnalis. Tingginya angka pembunuhan dan ancaman terhadap kebebasan pers di negara ini menjadi tantangan serius bagi demokrasi dan hak publik untuk mendapatkan informasi yang akurat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp