Empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pulau Jeju, Korea Selatan, ditemukan dalam kondisi tewas dalam rentang waktu tiga hari. Penemuan tragis ini terjadi hingga Senin, 24 Agustus. Keempat jenazah tersebut ditemukan di lokasi yang berbeda di pulau wisata tersebut.
Pihak berwenang setempat telah memulai penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian dan keterkaitan antara keempat korban. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengaitkan insiden ini dengan tindakan kriminal, namun berbagai spekulasi beredar di kalangan masyarakat.
Jasad pertama ditemukan pada Jumat, 21 Agustus, di sebuah area pegunungan di Jeju. Korban kedua ditemukan sehari berikutnya, Sabtu (22/8), di dekat pantai. Penemuan berlanjut pada Minggu (23/8) dengan ditemukannya jenazah ketiga di hutan.
Puncak dari rangkaian penemuan mengerikan ini terjadi pada Senin (24/8), ketika jasad keempat berhasil dievakuasi. Lokasi penemuan jasad keempat ini masih dalam proses investigasi lebih lanjut untuk menentukan apakah ada korelasi dengan lokasi penemuan sebelumnya. Kepolisian Jeju telah mengerahkan tim gabungan untuk mempercepat proses identifikasi korban dan mencari petunjuk.
Salah seorang pejabat kepolisian Jeju, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan, “Kami sedang bekerja keras untuk mengumpulkan semua bukti yang ada dan memastikan kebenaran di balik rangkaian kejadian ini. Prioritas kami saat ini adalah memberikan jawaban kepada keluarga korban dan masyarakat.”
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penyelidikan masih terus berlangsung, dan informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring dengan perkembangan investigasi.
