Friday, 14 August 2026
BREAKING
DUNIA

Duka China: Mantan PM Zhu Rongji Wafat, Amerika Serikat Didera Pergantian Jubir Trump

Oleh Heni Maulidya August 14, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Dunia berduka atas kepergian mantan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Zhu Rongji, yang menghembuskan napas terakhirnya pada usia 97 tahun. Kabar duka ini menyusul serangkaian peristiwa politik di Amerika Serikat, di mana juru bicara Donald Trump, Karolne Leavitt, mengumumkan pengunduran dirinya.

Zhu Rongji, yang dikenal sebagai sosok reformis tegas dan dijuluki “Jagal Koruptor” karena pendekatannya yang tanpa kompromi terhadap korupsi, menjabat sebagai Perdana Menteri kelima Tiongkok dari tahun 1998 hingga 2003. Selama masa jabatannya, ia memainkan peran krusial dalam memodernisasi ekonomi Tiongkok dan mempersiapkannya untuk masuk ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Lahir di Changsha, Provinsi Hunan, pada 23 Oktober 1927, Zhu Rongji memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan. Sebelum memimpin Tiongkok, ia pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri, Gubernur Bank Rakyat Tiongkok, dan Walikota Shanghai. Gaya kepemimpinannya yang lugas dan fokus pada efisiensi seringkali membuatnya menjadi tokoh yang dihormati sekaligus ditakuti.

Sementara itu, di Amerika Serikat, panggung politik diwarnai dengan keputusan pengunduran diri Karolne Leavitt dari posisinya sebagai juru bicara Donald Trump. Pengunduran diri ini menambah dinamika dalam lanskap politik Amerika menjelang pemilihan umum mendatang. Detail mengenai alasan pasti pengunduran diri Leavitt belum sepenuhnya terungkap ke publik, namun hal ini tentu akan memicu spekulasi dan analisis lebih lanjut dari para pengamat politik.

Kepergian Zhu Rongji menandai akhir dari era bagi Tiongkok, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam membentuk jalur pembangunan ekonomi negara tersebut. Di sisi lain, pergantian juru bicara di kubu Trump menunjukkan adanya pergerakan dan strategi baru yang mungkin sedang disiapkan dalam kampanye politiknya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp