Dua pekerja di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Trishuli berhasil ditemukan dan diselamatkan pada hari kesembilan pascabanjir bandang yang melanda Nepal. Mereka dilaporkan terjebak di dalam terowongan sepanjang 170 meter akibat bencana tersebut.
Keberhasilan penyelamatan ini merupakan kabar baik di tengah situasi sulit pascabanjir. Para pekerja tersebut, yang identitasnya belum dirinci, ditemukan masih dalam kondisi hidup setelah berhari-hari terisolasi di kedalaman terowongan PLTA.
Menurut laporan, tim penyelamat bekerja tanpa lelah untuk mencapai lokasi mereka. Upaya ini melibatkan berbagai pihak dan koordinasi yang intensif untuk memastikan keselamatan para pekerja. Kondisi geografis dan dampak banjir menjadi tantangan tersendiri dalam operasi penyelamatan ini.
Banjir bandang yang terjadi di Nepal beberapa waktu lalu telah menimbulkan kerugian besar, baik materiil maupun korban jiwa. Peristiwa terperangkapnya para pekerja di PLTA Trishuli ini menjadi salah satu momen dramatis di tengah upaya pemulihan pascabencana. Keberhasilan penyelamatan ini memberikan secercah harapan bagi keluarga korban dan masyarakat yang terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, detail lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan kedua pekerja dan penyebab pasti terperangkapnya mereka di dalam terowongan masih dalam proses penyelidikan. Namun, fokus utama saat ini adalah memastikan mereka mendapatkan perawatan medis yang memadai dan kembali berkumpul dengan keluarga.
