Wednesday, 2 September 2026
BREAKING
DUNIA

Donald Trump Dikabarkan Siap Luncurkan Serangan Lanjutan ke Iran

Oleh Heni Maulidya September 2, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan berencana untuk melancarkan serangan besar-besaran lagi ke Iran. Rencana ini muncul setelah kedua negara terlibat dalam saling serang pada pekan lalu, yang meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Laporan mengenai rencana serangan lanjutan ini pertama kali diungkapkan oleh New York Times, mengutip sejumlah pejabat AS yang enggan disebutkan namanya. Menurut laporan tersebut, Trump telah menginstruksikan para penasihatnya untuk menyiapkan opsi serangan terhadap Iran. Instruksi ini diberikan menyusul serangan udara AS yang menewaskan komandan senior Iran, Qasem Soleimani, di Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1/2020).

Serangan terhadap Soleimani tersebut memicu balasan dari Iran, yang meluncurkan serangan rudal ke dua pangkalan militer di Irak yang menampung pasukan AS pada Rabu (8/1/2020). Iran mengklaim serangan itu sebagai balasan atas pembunuhan Soleimani dan menegaskan bahwa mereka tidak mencari eskalasi lebih lanjut. Namun, ketegangan tetap tinggi dan potensi konflik lebih besar masih membayangi.

Meskipun begitu, sumber yang dikutip New York Times menyatakan bahwa Donald Trump bersikeras untuk mengambil tindakan yang lebih tegas. “Dia menginginkan respons yang lebih kuat,” ujar salah satu pejabat yang mengetahui diskusi tersebut. Trump disebut tidak puas dengan respons militer Iran yang dinilai tidak menimbulkan korban jiwa di pihak AS.

Pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi mengenai laporan ini. Juru Bicara Pentagon, Jonathan Hoffman, sebelumnya hanya menyatakan bahwa AS “siap untuk membela diri dan sekutunya.” Pernyataan tersebut mengindikasikan kesiapan militer AS dalam menghadapi potensi ancaman lanjutan dari Iran.

Kondisi ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran internasional. Berbagai pihak mendesak agar eskalasi konflik dapat dihindari dan dialog menjadi jalan keluar. Namun, dengan adanya laporan mengenai rencana serangan lanjutan dari AS, situasi di Timur Tengah berpotensi semakin memanas jika tidak ada langkah deeskalasi yang efektif dari kedua belah pihak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp