Saturday, 1 August 2026
BREAKING
DUNIA

Dewan Perdamaian Gaza Usulkan Pelucutan Senjata Hamas, Israel Tarik Pasukan

Oleh Heni Maulidya August 1, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Dewan Perdamaian untuk Jalur Gaza Palestina hari ini mengumumkan sebuah kesepakatan tindak lanjut dari gencatan senjata yang bertujuan untuk melucuti persenjataan Hamas. Langkah ini juga mencakup rencana penarikan pasukan Israel dari wilayah Gaza.

Rincian kesepakatan yang diungkapkan oleh Dewan Perdamaian ini merupakan upaya terstruktur untuk meredakan ketegangan yang telah berlangsung lama di Jalur Gaza. Poin-poin utama dalam proposal tersebut berfokus pada dua aspek krusial: demiliterisasi Hamas dan penarikan mundur pasukan pendudukan Israel.

Menurut sumber yang dekat dengan negosiasi, kesepakatan ini menekankan perlunya Hamas untuk melepaskan seluruh persenjataan mereka. Hal ini mencakup senjata ringan, berat, serta amunisi yang dimiliki oleh faksi tersebut. Sebagai imbalannya, Israel akan menarik seluruh pasukannya dari wilayah Gaza, termasuk pos-pos militer dan pemukiman yang masih tersisa.

Proposal ini juga menyertakan mekanisme pengawasan internasional untuk memastikan kepatuhan kedua belah pihak. Pembentukan badan pengawas independen diusulkan untuk memantau proses pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi stabilitas dan perdamaian jangka panjang di Gaza.

Juru bicara Dewan Perdamaian Palestina, dalam sebuah pernyataan pers, mengungkapkan optimismenya terhadap kesepakatan ini. “Kami percaya bahwa ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri siklus kekerasan dan membuka jalan bagi pembangunan kembali Gaza,” ujar juru bicara tersebut. Ia menambahkan, “Pelucutan senjata Hamas adalah langkah penting untuk mencegah eskalasi di masa depan, sementara penarikan pasukan Israel akan mengembalikan kedaulatan penuh kepada rakyat Palestina di Gaza.”

Rencana ini juga mencakup ketentuan mengenai bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza pasca-penarikan pasukan Israel. Komunitas internasional diharapkan berperan aktif dalam menyediakan dukungan finansial dan teknis untuk memulihkan infrastruktur yang hancur akibat konflik.

Kesepakatan ini diharapkan akan segera dibahas lebih lanjut oleh pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan Hamas dan pemerintah Israel, serta dimediasi oleh kekuatan internasional. Keberhasilan implementasinya akan menjadi penentu bagi masa depan Jalur Gaza dan prospek perdamaian di kawasan tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp