Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program pengembangan. Salah satu inisiatif unggulan yang menunjukkan dampak positif signifikan adalah program Community Involvement & Development (CID) di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah, yang berhasil mengubah eceng gondok, tanaman yang selama ini dianggap hama perairan, menjadi sumber pendapatan sekaligus solusi pelestarian lingkungan.
Melalui kolaborasi dengan mitra binaan, perusahaan pelat merah ini telah mengimplementasikan pendekatan inovatif untuk memanfaatkan biomassa eceng gondok. Inisiatif ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi baru bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan ekosistem perairan yang lebih baik. Program ini membuktikan bahwa potensi sumber daya alam yang terabaikan dapat diangkat menjadi komoditas bernilai jika dikelola dengan tepat dan sentuhan kreativitas.
Salah satu contoh nyata dari program pemberdayaan ini adalah Eceng Gondok Research and Creative Center (ERCC) yang digagas oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok masyarakat Ankubas (Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa) di Sumatera Selatan. Sejak diluncurkan pada tahun 2023, ERCC berfokus pada riset dan pengembangan untuk mengolah eceng gondok menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.
Hasil riset dan inovasi ERCC membuahkan produk pengharum ruangan yang unik bernama Ankubas Scents. Dengan memanfaatkan serat dan biomassa eceng gondok sebagai bahan dasar, produk ini mampu menghadirkan berbagai pilihan aroma yang disukai konsumen, mulai dari Lemon yang menyegarkan, Lavender yang menenangkan, Berry yang manis, Coffee yang khas, Strawberry yang ceria, hingga Vanilla yang lembut. Keberagaman varian aroma ini dirancang untuk memenuhi selera pasar yang luas.
Produksi Ankubas Scents tidak hanya berhenti pada tahap pengolahan. Pertamina Patra Niaga juga turut aktif dalam memfasilitasi pemasaran produk-produk binaannya. Jaringan usaha lokal, seperti mitra carwash, menjadi salah satu saluran distribusi utama, memberikan visibilitas produk kepada pelanggan yang lebih luas. Selain itu, pemanfaatan platform digital juga menjadi strategi penting untuk menjangkau konsumen di berbagai wilayah, memperluas jangkauan pasar Ankubas Scents.
Program pemberdayaan masyarakat berbasis pengelolaan eceng gondok ini merupakan bagian integral dari strategi Pertamina Patra Niaga dalam mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui program CID, perusahaan berupaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi hijau dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.
Dampak positif dari program ini terlihat dari peningkatan taraf hidup masyarakat yang terlibat dalam kelompok mitra binaan. Mereka tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah sumber daya alam. Selain itu, berkurangnya populasi eceng gondok di perairan juga memberikan manfaat ekologis, seperti perbaikan kualitas air dan kelancaran navigasi.
Inisiatif ERCC dan Ankubas Scents di Sumatera Selatan menjadi studi kasus yang menarik bagi penerapan ekonomi sirkular dalam skala komunitas. Dengan mengubah limbah organik menjadi produk bernilai, program ini berkontribusi pada pengurangan sampah sekaligus penciptaan lapangan kerja. Keberhasilan ini membuka peluang untuk replikasi model serupa di wilayah lain yang memiliki masalah serupa dengan pertumbuhan eceng gondok.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan. Perusahaan meyakini bahwa melalui sinergi antara sektor swasta, masyarakat, dan pemerintah, potensi sumber daya alam dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan bersama, seraya menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang. Ke depan, diharapkan akan ada lebih banyak lagi produk-produk unggulan yang lahir dari inovasi masyarakat dengan dukungan penuh dari Pertamina.
Program CID yang diusung Pertamina Patra Niaga mencakup berbagai aspek, mulai dari pendampingan teknis, pelatihan kewirausahaan, hingga fasilitasi akses pasar. Pendekatan holistik ini memastikan bahwa mitra binaan tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengelola usahanya secara mandiri dan berkembang. Hal ini menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan dalam jangka panjang.
Dengan terus mendorong program-program seperti ERCC, Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjalankan misi bisnisnya, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial dan ekonomi Indonesia. Transformasi eceng gondok dari gulma menjadi produk pengharum ruangan adalah bukti nyata bahwa inovasi dan pemberdayaan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang berdampak positif bagi lingkungan dan ekonomi.











