Saturday, 18 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Bevel: Alternatif Unggul untuk Kelola Data Fitbit Air Dibanding Google Health

Oleh Heni Maulidya July 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Perangkat wearable Fitbit Air menawarkan desain tipis, nyaman, dan harga terjangkau. Namun, aplikasi pendampingnya, Google Health, memiliki sejumlah kekurangan yang mengganggu penggunanya. Salah satu masalah utama adalah munculnya teks panjang yang dihasilkan AI berulang kali dalam sehari, terutama bagi pengguna fitur premium. Selain itu, aplikasi ini juga tidak menyediakan fitur dasar seperti melihat data statistik dari hari sebelumnya.

Kabar baiknya, aplikasi iPhone bernama Bevel kini telah kompatibel dengan Google Health. Hal ini membuka peluang bagi pengguna Fitbit Air untuk mengganti aplikasi bawaan yang kurang memuaskan dengan Bevel, sehingga pengalaman memantau kesehatan menjadi lebih baik.

Bevel merupakan aplikasi iOS yang mampu membaca data kesehatan dan kebugaran dari Apple Health. Dulu berbayar, kini Bevel dapat digunakan secara gratis dengan beberapa fitur tambahan yang opsional. Aplikasi ini juga memiliki kemampuan menarik data langsung dari Garmin, Oura, Strava, dan yang terbaru, Google Health. Artinya, Anda bisa tetap menggunakan Fitbit Air Anda, mengabaikan aplikasi Google Health, dan melihat data kesehatan serta melacak latihan melalui Bevel.

Berbeda dengan Google Health, Bevel menawarkan fitur pencatatan kebiasaan, pelacakan latihan kekuatan yang mencatat otot yang dilatih dan progres kekuatan, fitur aktivitas langsung untuk latihan, serta pencatatan makanan termasuk pemindaian barcode, bahkan pada versi gratisnya. Sementara itu, Google Health hanya bisa memindai barcode dengan langganan Premium dan fitur AI diaktifkan.

Untuk memaksimalkan penggunaan Bevel dengan Fitbit Air, Anda tetap perlu menginstal aplikasi Google Health dan memastikan Fitbit Air terhubung sebagai perangkat. Jika Anda menggunakan Google Health Premium atau langganan AI, disarankan menonaktifkan fitur Health Coach untuk mengurangi notifikasi yang mengganggu. Setelah itu, instal Bevel. Di dalam aplikasi Bevel, navigasikan ke Pengaturan, lalu Sumber Data. Ketuk tombol tambah di samping Integrasi, dan pilih Google Health. Ini akan memungkinkan Bevel menarik data dari Google Health yang berasal dari Fitbit Air. Pengguna juga dapat menambahkan perangkat lain di sini.

Salah satu keunggulan Bevel dibandingkan Google Health adalah kemampuannya menampilkan metrik hari sebelumnya dengan mudah. Cukup ketuk tanggal hari ini, lalu pilih tanggal di masa lalu. Fitur latihan kekuatan di Bevel juga sangat membantu, menyediakan timer untuk setiap sesi dan istirahat, opsi untuk menambah latihan, mencatat beban dan repetisi, serta melacak otot yang digunakan. Google Health tidak memiliki fitur serupa.

Bevel juga memungkinkan pengguna mengubah status menjadi sakit, cedera, atau ‘mengambil jeda’ untuk menghindari peringatan terkait tingkat aktivitas harian. Penyajian data beban kardio di Bevel juga lebih intuitif dengan grafik riwayat dan rekomendasi jendela, dibandingkan target tunggal Google Health. Meskipun Bevel menawarkan tier premium dengan AI coaching dan estimasi ‘usia biologis’, versi gratisnya sudah memberikan cara yang jauh lebih baik untuk melihat data Fitbit Air dibandingkan versi gratis maupun premium Google Health. Integrasi baru antara Bevel dan Google Health ini, yang baru tersedia minggu ini, diprediksi akan menjadi cara utama pengguna Fitbit Air memantau kesehatan mereka ke depannya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait