Saturday, 29 August 2026
BREAKING
DUNIA

Berlin Tolak Bayar Tebusan Serangan Siber, Wali Kota Tegaskan Tak Akan Tunduk pada Peretas

Oleh Rini Widiyarti August 29, 2026 45 minutes lalu 0 komentar

Wali Kota Berlin, Kai Wegner, mengumumkan bahwa ibu kota Jerman dan negara bagian kota tersebut tidak akan memenuhi tuntutan tebusan dari peretas yang mencuri data dalam serangan siber. Keputusan ini diambil untuk menolak praktik pemerasan yang dilakukan oleh pihak penyerang.

Wegner menegaskan sikap tegas pemerintah kota dalam menghadapi ancaman ini. “Kami tidak akan menyerah pada pemerasan,” ujarnya, menekankan bahwa Berlin tidak akan tunduk pada permintaan pembayaran untuk data yang telah dicuri. Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran yang meningkat mengenai keamanan siber di sektor publik.

Serangan siber yang menargetkan Berlin dilaporkan telah berhasil mencuri sejumlah data sensitif. Namun, rincian spesifik mengenai jenis data yang dicuri, jumlahnya, atau tanggal pasti serangan terjadi, belum diungkapkan secara rinci oleh pihak berwenang. Fokus utama saat ini adalah pada respons pemerintah kota terhadap insiden tersebut.

Langkah Berlin untuk tidak membayar tebusan sejalan dengan rekomendasi banyak ahli keamanan siber yang menyarankan agar organisasi tidak memenuhi permintaan peretas. Pembayaran tebusan seringkali tidak menjamin pemulihan data atau mencegah serangan di masa depan, bahkan bisa mendorong pelaku kejahatan siber untuk terus beroperasi.

Wegner menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan publik. Dengan menolak membayar, Berlin mengirimkan pesan kuat bahwa mereka tidak akan menjadi target empuk bagi para pelaku kejahatan siber. Upaya pemulihan dan penguatan sistem keamanan siber kota dilaporkan sedang dilakukan untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas peretas atau kelompok yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Pihak kepolisian dan badan keamanan siber terkait dilaporkan sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan siber terhadap Berlin.

Bagikan: Facebook X WhatsApp