Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
DUNIA

Ancaman Misterius, Trump Pindah Pesawat Usai KTT NATO di Turki

Oleh Rini Widiyarti August 12, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan alasan tak terduga di balik keputusannya menggunakan pesawat yang berbeda usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Turki. Menurutnya, perubahan mendadak ini dilakukan atas permintaan Dinas Rahasia (Secret Service) karena adanya potensi ancaman.

Trump menyampaikan hal tersebut dalam sebuah cuitan pada hari Kamis (13/12/2018). Ia menjelaskan bahwa instruksi untuk berganti pesawat datang dari agen Secret Service yang bertugas mengamankannya. “Dinas Rahasia ingin saya terbang dengan pesawat yang berbeda setelah KTT NATO di Turki,” tulis Trump, merujuk pada acara yang berlangsung di Antalya, Turki, pada November 2015.

Meskipun Trump tidak merinci sifat ancaman yang dipersepsikan, keputusannya untuk beralih ke penerbangan lain menunjukkan tingkat kehati-hatian yang tinggi dari tim keamanannya. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap pertanyaan mengenai perjalanannya pasca KTT tersebut.

Dalam cuitannya, Trump menambahkan, “Saya harus terbang dengan pesawat yang berbeda.” Pernyataan singkat ini mengisyaratkan bahwa situasi keamanan pada saat itu dianggap cukup serius untuk memerlukan perubahan protokol perjalanan yang biasanya. KTT NATO di Turki tersebut dihadiri oleh para pemimpin negara-negara anggota aliansi untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk keamanan regional dan tantangan yang dihadapi oleh aliansi tersebut.

Meskipun detail spesifik mengenai ancaman tersebut tidak diungkapkan, insiden ini menyoroti kompleksitas dan kewaspadaan yang senantiasa menyertai perjalanan seorang presiden Amerika Serikat, terutama di lingkungan internasional yang dinamis. Keputusan untuk berganti pesawat, yang biasanya tidak dilakukan tanpa alasan kuat, menunjukkan bahwa keamanan presiden tetap menjadi prioritas utama bagi Secret Service.

Bagikan: Facebook X WhatsApp