Manggarai, Nusa Tenggara Timur – Tim Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) berhasil menuntaskan berbagai urusan administrasi kependudukan bagi warga Desa Longko, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Pelayanan intensif yang digelar pada Rabu, 26 Agustus, membuahkan hasil signifikan dalam penyediaan dokumen penting bagi masyarakat.
Dalam kurun waktu tujuh jam pelayanan yang terpusat di Desa Longko, Ditjen Dukcapil berhasil menerbitkan total 188 dokumen kependudukan. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai, Yohanes Boy, menyatakan apresiasinya atas kehadiran tim Ditjen Dukcapil. “Kami sangat berterima kasih atas kerja keras tim Ditjen Dukcapil yang telah hadir dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga kami di Desa Longko,” ujar Yohanes Boy. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu warga dalam memperoleh dokumen kependudukan yang menjadi hak mereka.
Pelayanan yang diberikan mencakup berbagai jenis dokumen, mulai dari akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), hingga kartu keluarga (KK). Penduduk yang hadir antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbaharui atau mengurus dokumen yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan, seperti pendidikan, kesehatan, dan administrasi lainnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pelaksanaan pelayanan serupa di wilayah lain yang membutuhkan.
Antusiasme warga Desa Longko terlihat jelas selama proses pelayanan. Banyak dari mereka yang sebelumnya kesulitan menjangkau kantor pelayanan administrasi kependudukan kini dapat dengan mudah mengurus dokumen mereka. “Ini sangat membantu kami, Pak. Dulu mau urus akta anak harus ke kota, sekarang di desa sudah bisa,” tutur salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, sembari menunjukkan akta kelahiran anaknya yang baru diterbitkan.
Ditjen Dukcapil berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan administrasi kependudukan di seluruh Indonesia. Program jemput bola seperti yang dilaksanakan di Manggarai ini menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan setiap warga negara memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat, yang merupakan fondasi penting dalam berbagai hak sipil dan pembangunan.
