Veda Ega Pratama menghadapi kendala signifikan di Sirkuit Aragon pada gelaran Moto3 2026, yang utamanya disebabkan oleh kondisi lintasan yang licin. Hal ini diungkapkan langsung oleh Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, yang menyoroti tantangan yang dihadapi pembalap muda Indonesia tersebut.
Menurut Aoyama, masalah utama yang dihadapi Veda Ega adalah bagaimana beradaptasi dengan aspal Aragon yang dinilai sangat licin. Kondisi ini membuat para pembalap, termasuk Veda Ega, kesulitan untuk menemukan traksi yang optimal, terutama saat memasuki tikungan dan saat berakselerasi keluar. “Lintasan Aragon sangat licin, dan itu adalah masalah utamanya,” ujar Aoyama.
Aoyama menambahkan bahwa kesulitan dalam mengendalikan motor di permukaan yang licin ini berdampak langsung pada performa Veda Ega. “Dia (Veda Ega) kesulitan mengendalikan motornya, terutama saat mengerem dan keluar dari tikungan,” jelasnya. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Veda Ega yang masih dalam tahap pengembangan karirnya di kancah internasional.
Lebih lanjut, Aoyama juga menyinggung mengenai strategi yang diterapkan tim untuk membantu Veda Ega. Meskipun tidak merinci secara spesifik, ia mengindikasikan bahwa tim terus berupaya mencari solusi terbaik agar Veda Ega dapat tampil lebih kompetitif di seri-seri mendatang. Fokus pada penyesuaian setup motor dan pemberian masukan teknis menjadi prioritas.
Meskipun menghadapi kendala teknis di Aragon, Aoyama tetap memberikan apresiasi atas usaha Veda Ega. Ia berharap Veda Ega dapat belajar dari pengalaman di Aragon dan terus berkembang. “Kami akan terus bekerja keras untuk membantunya,” pungkas Aoyama, menunjukkan komitmen Honda Team Asia terhadap perkembangan pembalapnya.
