Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Investigasi AS Ungkap Potensi Keterlibatan Perusahaan Farmasi Besar pada Uji Klinis di China

Oleh Rini Widiyarti August 25, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Komite Seleksi Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat tengah mendalami dugaan keterlibatan sejumlah perusahaan farmasi raksasa dalam uji klinis di Tiongkok. Investigasi ini berfokus pada kemungkinan perusahaan-perusahaan tersebut turut mendukung riset bioteknologi militer Tiongkok atau mensponsori uji coba yang melibatkan dugaan kerja paksa.

Profesor Leonard H. Calabrese, DO, seorang tokoh terkemuka di bidang reumatologi dan editor medis utama Healio Rheumatology, menyoroti perkembangan terbaru ini. Ia menggarisbawahi bahwa Ketua Komite, Rep. John Moolenaar (R-Mich.), telah mengajukan pertanyaan krusial mengenai potensi keterlibatan AbbVie, Bristol Myers Squibb, Eli Lilly & Co., Merck, dan Pfizer.

Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Komite Seleksi Dewan Perwakilan Rakyat AS terkait perusahaan-perusahaan farmasi tersebut adalah apakah mereka secara tidak sengaja atau sengaja telah berkontribusi pada penelitian bioteknologi yang dilakukan oleh militer Tiongkok. Selain itu, Komite juga menyelidiki kemungkinan adanya sponsor terhadap uji coba klinis yang dilaksanakan di rumah sakit militer Tiongkok dan wilayah otonom Xinjiang, yang diduga melibatkan praktik kerja paksa.

Sebagai respons terhadap kekhawatiran ini, Komite telah melayangkan permintaan resmi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari perusahaan-perusahaan farmasi yang bersangkutan. Detail mengenai jenis informasi yang diminta dan sejauh mana perusahaan-perusahaan tersebut telah memberikan tanggapan masih terus menjadi fokus investigasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp