PARK CITY, Utah — Kegiatan di ketinggian tinggi umumnya aman bagi ibu hamil, namun rekomendasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi individu dan tujuan mereka. Hal ini disampaikan oleh Linda E. Keyes, MD, FACEP, FAWM, seorang profesor madya kedokteran darurat di University of Colorado, dalam sebuah presentasi di Park City, Utah.
Menurut Dr. Keyes, saat ini masih minim bukti ilmiah mengenai apa yang aman atau berbahaya bagi kehamilan terkait aktivitas ketinggian. “Kita kekurangan bukti tentang apa yang aman atau berbahaya untuk kehamilan, sehingga kita telah membuat rekomendasi yang berbasis ketakutan,” ujar Dr. Keyes kepada Healio. Ia menekankan perlunya pergeseran paradigma dalam memberikan saran.
Pendekatan yang diusulkan adalah membuat rekomendasi yang selaras dengan tujuan dan toleransi risiko dari ibu hamil itu sendiri. “Sebaliknya, kita seharusnya membuat rekomendasi yang kompatibel dengan tujuan orang yang sedang hamil dan toleransi risikonya sampai kita bisa mendapatkan lebih banyak penelitian,” jelasnya. Dengan demikian, setiap individu dapat membuat keputusan yang terinformasi mengenai partisipasinya dalam aktivitas di ketinggian.
