Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Teknik Phacoemulsification Berlapis: Evolusi Baru untuk Bedah Katarak yang Lebih Aman

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah inovasi dalam penanganan nukleus katarak, teknik stratified phacoemulsification menawarkan pendekatan baru yang berfokus pada pelestarian struktur inti lensa selama operasi. Teknik ini merupakan evolusi dari manajemen nukleus yang sebelumnya dilakukan, dengan penekanan kuat pada menjaga integritas lapisan pelindung nukleus.

Drs. Rohit Om Parkash dan Tushya Om Parkash membagikan pengalaman mereka mengenai teknik stratified phacoemulsification ini. Dalam prosedur phacoemulsification pada umumnya, hasil bedah sangat bergantung pada manuver bedah, energi ultrasonik yang digunakan, serta integritas struktur di sekitarnya. Dengan memelihara bagian luar nukleus atau epinukleus, dokter bedah dapat secara signifikan melindungi kapsul posterior dan meningkatkan keamanan, terutama pada kasus katarak yang lebih kompleks.

Pendekatan stratified phacoemulsification ini secara efektif membagi nukleus menjadi beberapa lapisan. Hal ini memungkinkan ahli bedah untuk memecah dan mengeluarkan nukleus secara bertahap, dari luar ke dalam. Dengan demikian, energi ultrasonik yang digunakan dapat diminimalkan karena tidak perlu menembus seluruh massa nukleus secara bersamaan. Pengurangan penggunaan energi ultrasonik ini secara langsung berkontribusi pada penurunan risiko kerusakan pada struktur mata yang sensitif, seperti endotel kornea.

Dr. Amar Agarwal, MS, FRCS, FRCOphth, selaku OSN Complications Consult Editor, menyoroti pentingnya pelestarian epinukleus. “Memelihara epinukleus sangat krusial dalam memastikan keamanan bedah katarak yang kompleks menggunakan phacoemulsification,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa lapisan epinukleus ini bertindak sebagai perisai alami yang melindungi kapsul posterior dari efek samping energi ultrasonik.

Lebih lanjut, teknik berlapis ini juga diklaim dapat mengurangi stres pada zonula, yaitu serat-serat yang menopang lensa di dalam mata. Dengan penanganan yang lebih lembut dan terukur, risiko terjadinya komplikasi seperti dislokasi lensa atau kerusakan zonula dapat diminimalkan. Hal ini sangat penting bagi pasien yang mungkin memiliki zonula yang lemah akibat kondisi tertentu atau riwayat trauma.

Implementasi stratified phacoemulsification memerlukan pemahaman mendalam tentang anatomi lensa dan keterampilan bedah yang mumpuni. Namun, manfaat yang ditawarkan, yaitu peningkatan keamanan dan potensi penurunan komplikasi, menjadikannya sebuah alternatif yang menarik dalam praktik bedah katarak modern. Teknik ini membuka jalan bagi prosedur yang lebih prediktif dan hasil yang lebih baik bagi pasien.

Bagikan: Facebook X WhatsApp