Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
DUNIA

Trump Akui Netanyahu Tolak Rencana Perdamaian Gaza, Sebut Hubungan Tetap Baik

Oleh Heni Maulidya August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump angkat bicara setelah usulan perdamaiannya untuk Gaza ditolak oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Trump menyatakan bahwa meskipun ada perbedaan pandangan mengenai rencana tersebut, hubungan personalnya dengan Netanyahu tetap terjalin baik.

Penolakan Netanyahu terhadap proposal yang diajukan Trump, termasuk konsep ‘Board of Peace’ untuk Gaza, menjadi sorotan. Rencana ini, yang diklaim Trump dapat membawa solusi damai, tidak mendapatkan restu dari pemimpin Israel tersebut.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan Netanyahu dan menyampaikan idenya. “Dia (Netanyahu) benar-benar tidak menyukainya,” ujar Trump, merujuk pada penolakan tersebut. Trump menambahkan bahwa ia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Netanyahu, bahkan menyebutnya sebagai orang yang baik. Pernyataan ini mengindikasikan adanya komunikasi langsung antara kedua tokoh tersebut mengenai isu sensitif ini.

Meskipun usulannya tidak diterima, Trump tetap optimis terhadap kemampuannya untuk mencapai kesepakatan. Ia pernah mengklaim bahwa ia dapat menyelesaikan konflik Israel-Palestina dalam waktu 30 hari jika terpilih kembali menjadi presiden. Klaim ambisius ini muncul dari keyakinannya akan kemampuannya dalam negosiasi, yang pernah ia terapkan dalam berbagai kesepakatan bisnis sebelumnya.

Trump juga sempat mengkritik penanganan konflik Gaza oleh pemerintahan Presiden Joe Biden, yang ia anggap kurang efektif. Ia merasa bahwa di bawah kepemimpinannya, situasi tersebut mungkin akan ditangani secara berbeda, meskipun ia tidak merinci bagaimana pendekatannya akan berbeda secara konkret.

Lebih lanjut, Trump menyinggung soal bantuan yang diberikan Amerika Serikat kepada Israel. Ia berpendapat bahwa Israel seharusnya memberikan dukungan lebih besar kepada Amerika Serikat, mengingat bantuan finansial yang telah diterima. Pernyataan ini mencerminkan pandangan Trump mengenai keseimbangan dalam hubungan diplomatik dan militer antar kedua negara.

Detail mengenai ‘Board of Peace’ yang diusulkan Trump tidak sepenuhnya diungkapkan, namun ia menggambarkannya sebagai sebuah entitas yang dapat membantu mengelola dan membawa stabilitas di Gaza. Penolakan Netanyahu atas rencana ini menunjukkan adanya perbedaan strategi dan prioritas dalam upaya penyelesaian konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp