Thursday, 6 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Komplementer: Herbs dan Nutrisi Tingkatkan Pilihan Pasien Penyakit Rematik dan Autoimun

Oleh Rini Widiyarti August 6, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menambahkan pengobatan herbal dan perbaikan nutrisi ke dalam ranah pengobatan Barat menawarkan beragam manfaat bagi pasien yang menderita kondisi rematik dan autoimun. Hal ini diungkapkan oleh Iris Zink, MSN, RN, ANP-BC, seorang praktisi perawat reumatologi sekaligus salah satu pemilik Pine Hollow Partners di East Lansing, Michigan, dalam presentasinya di Rheumatology Nurses Society Annual Conference yang diselenggarakan di Fort Lauderdale, Florida.

Zink menekankan bahwa kedokteran integratif pada dasarnya memberikan ‘pilihan lain’ bagi para pasien. “Banyak pasien yang takut dengan obat-obatan farmasi dan pengobatan Barat, terutama pasca-pandemi COVID-19,” ujarnya kepada Healio. Pendekatan ini menjadi krusial mengingat kekhawatiran yang meningkat terhadap terapi konvensional.

Menurut Zink, klinik yang ia kelola telah menerapkan pendekatan integratif dengan memadukan pengobatan Barat dengan terapi komplementer. “Kami menggabungkan pengobatan Barat dengan herbal, nutrisi, dan perubahan gaya hidup,” jelasnya. Ia menambahkan, bahwa banyak pasien yang mencari alternatif karena merasa pengobatan konvensional saja tidak cukup atau menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, Zink memaparkan bahwa terapi herbal tertentu, seperti kunyit (curcumin), jahe, dan boswellia, telah menunjukkan potensi dalam mengurangi peradangan dan nyeri yang sering dialami oleh pasien rematik dan autoimun. “Curcumin telah diteliti secara ekstensif untuk sifat anti-inflamasinya,” ungkapnya, merujuk pada studi-studi yang mendukung penggunaan kunyit sebagai agen anti-inflamasi.

Selain herbal, optimalisasi nutrisi juga menjadi pilar penting dalam kedokteran integratif. Pola makan yang kaya akan antioksidan, asam lemak omega-3, serta rendah gula dan makanan olahan dapat membantu menekan peradangan sistemik. Zink menyarankan pasien untuk berkonsultasi dengan ahli gizi terdaftar atau praktisi kesehatan yang berpengalaman dalam nutrisi untuk merancang rencana makan yang sesuai dengan kondisi spesifik mereka.

Konferensi yang berlangsung di Florida ini menjadi forum penting bagi para profesional kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik dalam penanganan penyakit reumatik dan autoimun. Pengenalan dan integrasi terapi komplementer seperti herbal dan nutrisi diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien dengan memberikan opsi pengobatan yang lebih holistik dan sesuai dengan preferensi individu.

Bagikan: Facebook X WhatsApp