Thursday, 6 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Tiga Faktor Risiko Terkendali, Harapan Hidup Bebas Demensia Bertambah 13 Tahun

Oleh Rini Widiyarti August 6, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology Open Access mengungkap temuan signifikan: tidak merokok, menjaga tekanan darah normal, dan bebas dari diabetes berpotensi memperpanjang usia harapan hidup tanpa demensia hingga hampir 13 tahun. Penelitian ini memberikan landasan ilmiah yang kuat untuk strategi pencegahan demensia.

Temuan ini sejalan dengan pernyataan Josef Coresh, MD, PhD, seorang profesor di NYU Grossman School of Medicine. Ia menekankan, “Temuan kami mendukung pencegahan faktor risiko berkembang di usia paruh baya sebagai strategi untuk menunda timbulnya demensia dan menjaga kesehatan otak.” Coresh menambahkan bahwa upaya pencegahan atau penundaan demensia sangat krusial seiring dengan bertambahnya usia populasi, mengingat pilihan pengobatan yang masih terbatas.

Studi ini secara spesifik menyoroti tiga faktor risiko utama yang jika dikelola dengan baik, dapat memberikan dampak luar biasa pada kualitas hidup di masa tua. Tidak merokok, yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular dan berbagai jenis kanker, juga terbukti menjadi benteng pertahanan terhadap penurunan fungsi kognitif. Demikian pula, menjaga tekanan darah dalam rentang normal sangat penting untuk kesehatan pembuluh darah otak, sementara diabetes yang tidak terkontrol dapat merusak saraf dan pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk otak.

Sebelumnya, Healio juga telah melaporkan bahwa penanganan lebih dari selusin faktor risiko, termasuk yang disebutkan dalam studi ini, dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan jangka panjang. Namun, studi Neurology Open Access ini memberikan kuantifikasi yang lebih spesifik mengenai dampak gabungan dari tiga faktor risiko krusial tersebut terhadap penundaan onset demensia.

Implikasi dari temuan ini sangat besar bagi upaya kesehatan masyarakat. Fokus pada pencegahan di usia produktif dan paruh baya dapat menjadi kunci untuk mengurangi beban demensia di masa depan. Dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin untuk mengontrol faktor-faktor risiko ini, harapan hidup yang berkualitas tanpa gangguan kognitif dapat tercapai oleh lebih banyak orang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp