Israel menegaskan bahwa penarikan pasukannya dari Jalur Gaza baru akan dilaksanakan setelah Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata. Pernyataan ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Israel (BoP) pada hari Minggu (26/5/2024), mengklarifikasi kondisi yang harus dipenuhi sebelum pasukan Israel meninggalkan wilayah tersebut.
Menurut BoP, langkah mundur militer Israel dari Gaza akan dimulai jika dan hanya jika Hamas telah sepenuhnya menyerahkan seluruh persenjataannya. Ini menjadi syarat utama yang diajukan oleh pihak Israel dalam negosiasi yang tengah berlangsung.
Kementerian Luar Negeri Israel juga merinci bahwa penarikan pasukan ini akan terjadi secara bertahap setelah proses pelucutan senjata Hamas selesai. Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap laporan-laporan yang beredar terkait potensi gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.
BoP menekankan bahwa agenda utama Israel adalah untuk memastikan keamanan dan mencegah Hamas kembali memiliki kemampuan militer yang dapat mengancam Israel di masa depan. Pelucutan senjata Hamas dianggap sebagai langkah krusial untuk mencapai tujuan tersebut.
Sebelumnya, perundingan intensif telah dilakukan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, yang juga mencakup pertukaran tawanan. Namun, Israel terus menegaskan posisinya mengenai pelucutan senjata Hamas sebagai prasyarat utama sebelum mereka menarik pasukannya.
Dalam sebuah pernyataan terpisah, BoP juga menggarisbawahi bahwa proses penarikan pasukan akan mempertimbangkan berbagai aspek keamanan dan strategis. Keputusan akhir mengenai waktu dan skala penarikan akan bergantung pada perkembangan situasi di lapangan, terutama terkait dengan kepatuhan Hamas terhadap tuntutan pelucutan senjata.
Israel berulang kali menyatakan komitmennya untuk membongkar infrastruktur militer Hamas dan memastikan bahwa kelompok tersebut tidak lagi menjadi ancaman. Oleh karena itu, penyerahan senjata oleh Hamas dianggap sebagai langkah fundamental yang tidak dapat ditawar dalam setiap kesepakatan damai di masa mendatang.
