Kasus penularan Andes virus antarmanusia, seperti yang terjadi baru-baru ini di kapal pesiar MV Hondius, meskipun jarang, menjadi pengingat penting bagi para tenaga medis. Menurut Loukas Kakoullis, MD, PhD, MPH, kesiagaan terhadap penyakit infeksi berkonsekuensi tinggi sangat krusial untuk menjaga keselamatan publik.
Andes virus sendiri merupakan jenis hantavirus yang endemik di Amerika Selatan. Uniknya, virus ini menjadi satu-satunya hantavirus yang diketahui dapat menular dari manusia ke manusia. Berbeda dengan Sin Nombre virus yang umum di Amerika Utara, penularan utama hantavirus di sana adalah melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus.
Studi terbaru memperkuat bahwa penularan Andes virus dari orang ke orang sangat tidak umum terjadi. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. Dr. Kakoullis menekankan, “Penyakit infeksi berkonsekuensi tinggi itu ada di luar sana dan merupakan ancaman yang terus-menerus, jadi tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan bertemu pasien seperti itu akan menjaga orang tetap aman,” ujar Kakoullis kepada Healio.
Pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman Andes virus. Meskipun penularannya antarmanusia jarang, pemahaman mendalam mengenai cara penyebaran dan penerapan protokol kesehatan yang ketat sangatlah vital. Tenaga medis perlu dibekali pengetahuan untuk mendeteksi gejala dan mengisolasi kasus potensial secara cepat guna memutus rantai penularan.
