Presiden terpilih Prabowo Subianto secara tidak langsung memberikan sinyal kuatnya dukungan terhadap Destry Damayanti untuk kembali menduduki kursi Gubernur Bank Indonesia (BI). Dalam sebuah interaksi santai, Prabowo melontarkan pertanyaan retoris yang mengindikasikan persetujuannya terhadap sosok Destry, sembari menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Pernyataan tersebut diungkapkan Prabowo saat bertemu dengan Destry Damayanti di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/5/2024). Dalam pertemuan singkat itu, Prabowo sempat bertanya kepada Destry mengenai posisinya di Bank Indonesia. “Destry Damayanti, mau jadi gubernur BI lagi? Oke ya? Tapi terserah DPR,” ujar Prabowo kala itu, seperti dikutip dari rekaman video yang beredar.
Candaan Presiden terpilih ini menjadi sorotan publik, mengingat peran krusial Gubernur Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Penunjukan Gubernur BI memang merupakan kewenangan Presiden, namun memerlukan persetujuan dari DPR. Oleh karena itu, pernyataan Prabowo tersebut dapat diartikan sebagai bentuk persetujuannya terhadap kepemimpinan Destry, sekaligus memberikan sinyal kepada parlemen mengenai pilihannya.
Destry Damayanti sendiri saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia. Ia mengambil alih tugas tersebut setelah Perry Warjiyo mengakhiri masa jabatannya. Posisi ini menempatkannya dalam posisi strategis untuk memimpin bank sentral di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Dukungan dari Presiden terpilih, meskipun disampaikan dalam nada bercanda, tentu akan menjadi pertimbangan penting dalam proses seleksi selanjutnya.
Proses penentuan Gubernur BI selanjutnya akan melibatkan mekanisme resmi yang melibatkan Presiden dan DPR. Meskipun Prabowo telah memberikan sinyal dukungannya, keputusan final tetap harus melalui tahapan legislatif. Keterlibatan DPR dalam memberikan persetujuan menegaskan prinsip checks and balances dalam tata kelola negara, memastikan bahwa setiap penunjukan strategis dilakukan melalui proses yang transparan dan akuntabel.
