Thursday, 30 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Apotek Komunitas Jadi Garda Terdepan Deteksi Dini dan Koordinasi Perawatan Demensia

Oleh Rini Widiyarti July 30, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Apotek komunitas berpotensi besar untuk berperan dalam skrining kognitif dan mengkoordinasikan perawatan berkelanjutan bagi pasien demensia. Temuan ini diungkapkan dalam sebuah studi yang dipresentasikan pada Alzheimer’s Association International Conference.

Saswat Kabisatpathy, PharmD, MS, BCMTMS, chief strategic officer Avant Pharmacy & Wellness Centers, menekankan pentingnya titik akses baru untuk deteksi dini demensia. “Deteksi dini membutuhkan titik akses baru,” ujarnya saat presentasi.

Menurut Kabisatpathy, praktik perawatan primer kerap kali menghadapi keterbatasan kapasitas, kunjungan pasien yang singkat, dan prioritas perawatan kronis yang bersaing. Kondisi ini menyisakan sedikit ruang untuk melakukan penilaian kognitif secara rutin, yang berujung pada inkonsistensi dalam pelaksanaan skrining. “Banyak orang dewasa yang lebih tua…”

Lebih lanjut, Kabisatpathy menjelaskan bahwa apotek, dengan aksesibilitasnya yang tinggi dan interaksi yang teratur dengan pasien, dapat menjadi solusi efektif. Apoteker memiliki posisi unik untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal penurunan kognitif melalui percakapan rutin dan observasi selama pasien menebus resep atau mencari saran kesehatan.

Studi tersebut menyoroti bahwa apotek dapat diintegrasikan ke dalam sistem perawatan kesehatan yang lebih luas untuk menyediakan layanan skrining kognitif yang terstandarisasi. Hal ini tidak hanya membantu dalam diagnosis dini, tetapi juga memungkinkan perencanaan perawatan yang lebih komprehensif. Apoteker dapat bertindak sebagai penghubung penting antara pasien, keluarga, dan penyedia layanan kesehatan lainnya, termasuk dokter spesialis saraf dan layanan dukungan komunitas.

Dengan demikian, apotek tidak hanya berfungsi sebagai tempat distribusi obat, tetapi juga sebagai pusat kesehatan preventif yang proaktif. Peran ini dapat secara signifikan meningkatkan kualitas hidup individu yang berisiko atau telah didiagnosis dengan demensia, serta mengurangi beban pada sistem perawatan kesehatan primer.

Bagikan: Facebook X WhatsApp