Tuesday, 28 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Hepatitis A dan E, Penyakit Hati yang Rentan Menular Lewat Makanan

Oleh Muzairi M July 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Hepatitis, penyakit peradangan pada hati, tidak selalu menular melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Hanya jenis Hepatitis A dan Hepatitis E yang memiliki potensi penularan melalui jalur fecal-oral, yaitu ketika virus masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi tinja penderita. Kedua jenis hepatitis ini menjadi perhatian utama terkait penularannya melalui makanan.

Dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, FINASIM, seorang spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi, menjelaskan bahwa penularan Hepatitis A dan E terjadi karena kebersihan yang kurang memadai. “Penularan Hepatitis A dan E itu melalui tinja yang terinfeksi, kemudian masuk ke mulut kita,” ujar Dr. Ari dalam sebuah acara diskusi kesehatan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) pada 10 Juni 2024.

Beliau merinci lebih lanjut, “Jadi kalau ada orang yang kena Hepatitis A atau E, dia buang air besar, kemudian tinjanya ini tidak bersih, dan kemudian mengkontaminasi makanan atau minuman yang kita makan, bisa tertular.” Fenomena ini sering terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk atau ketika praktik kebersihan diri, seperti mencuci tangan setelah dari toilet, tidak dijalankan dengan baik.

Gejala umum yang muncul pada penderita Hepatitis A dan E meliputi demam, mual, muntah, nyeri perut, dan penyakit kuning (ikterus) yang ditandai dengan perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan. Meskipun demikian, tidak semua penderita menunjukkan gejala yang jelas, bahkan ada yang tanpa gejala sama sekali.

Untuk mencegah penularan Hepatitis A dan E, langkah-langkah pencegahan yang paling efektif adalah dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Memastikan ketersediaan air bersih, mengelola sanitasi dengan baik, dan mengolah makanan serta minuman secara higienis adalah kunci utama. Selain itu, mencuci tangan secara rutin dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, sangat penting untuk memutus mata rantai penularan.

Dr. Ari juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat mengenai kebiasaan makan. “Kita harus hati-hati dengan makanan yang kita makan. Terutama makanan yang dijual di pinggir jalan atau yang dimasak tidak bersih, itu berpotensi menularkan Hepatitis A dan E,” pesannya. Vaksinasi juga menjadi salah satu cara pencegahan yang efektif untuk Hepatitis A, meskipun vaksin untuk Hepatitis E belum tersedia secara luas di Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp