Sunday, 26 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Dupilumab Beri Harapan Baru Pengobatan Esofagitis Eosinofilik pada Bayi

Oleh Rini Widiyarti July 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa dupilumab, obat yang saat ini disetujui untuk anak-anak dengan esofagitis eosinofilik (EoE) berusia 1 hingga 11 tahun dengan berat badan minimal 15 kg, menunjukkan manfaat signifikan pada bayi dengan kondisi serupa yang belum memenuhi ambang batas persetujuan tersebut. Hasil penelitian mengindikasikan perbaikan pada eosinofilia esofagus dan pertumbuhan pada bayi yang menerima terapi dupilumab.

Temuan ini sangat krusial mengingat terbatasnya pilihan terapi yang tersedia bagi bayi yang menderita esofagitis eosinofilik. Dr. Sasha-Jane Abi Aad, MD, MSc, seorang postdoctoral research fellow di University of South Florida, menyatakan kepada Healio, “Temuan kami menunjukkan bahwa dupilumab dapat menjadi pilihan pengobatan yang menjanjikan bagi bayi dengan esofagitis eosinofilik yang memiliki pilihan terapi terbatas.”

Esofagitis eosinofilik (EoE) adalah penyakit inflamasi kronis pada esofagus yang dipicu oleh alergen makanan. Kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan menelan, nyeri dada, dan masalah pertumbuhan pada anak-anak, termasuk bayi. Saat ini, dupilumab (Dupixent; Regeneron, Sanofi) telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk penggunaan pada anak-anak dengan EoE yang berusia 1 hingga 11 tahun dan memiliki berat badan minimal 15 kg.

Namun, studi yang dipresentasikan ini secara spesifik mengeksplorasi efektivitas dupilumab pada populasi yang lebih muda, yaitu bayi berusia di bawah 1 tahun atau dengan berat badan kurang dari 15 kg. Hasil awal dari penelitian ini disambut baik oleh para ahli karena membuka potensi baru dalam penanganan EoE pada kelompok usia yang sangat rentan.

Perbaikan yang diamati pada eosinofilia esofagus, yang merupakan ciri khas utama dari EoE, menandakan bahwa obat ini mampu menekan respons inflamasi yang berlebihan di kerongkongan. Selain itu, peningkatan pertumbuhan pada bayi yang diobati juga menjadi indikator positif bahwa dupilumab tidak hanya mengatasi gejala penyakit tetapi juga mendukung perkembangan fisik mereka secara keseluruhan. Ini sangat penting mengingat gangguan pertumbuhan dapat menjadi komplikasi serius dari EoE yang tidak tertangani dengan baik.

Bagikan: Facebook X WhatsApp