Berlin – Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka setelah sebuah kendaraan menabrak kerumunan peserta di pusat kota Berlin, Jerman, pada Sabtu (23/7/2022). Insiden yang terjadi di tengah perayaan Berlin Pride ini memicu respons cepat dari pihak kepolisian.
Menurut laporan kepolisian setempat, pelaku penabrakan tersebut berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Saat ini, sebuah perburuan intensif sedang dilakukan untuk menangkap pelaku.
Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 10:30 waktu setempat di distrik Charlottenburg, Berlin. Kendaraan jenis station wagon berwarna abu-abu dikabarkan menabrak kerumunan di area Kurfürstendamm, salah satu jalan utama di Berlin yang ramai dikunjungi.
Seorang saksi mata, yang bernama Katrin, menggambarkan suasana panik yang terjadi. “Semua orang berteriak dan berlarian. Itu sangat mengerikan,” ujarnya kepada jurnalis. Ia menambahkan, “Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.”
Akibat insiden tersebut, sedikitnya empat orang dilaporkan mengalami luka serius. Petugas medis dan kepolisian segera dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengamankan area.
Petugas pemadam kebakaran mengungkapkan bahwa ada sekitar 20 hingga 30 orang yang terluka. “Ada 20 hingga 30 orang yang terluka, beberapa di antaranya terluka parah,” kata seorang juru bicara pemadam kebakaran.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pengemudi kendaraan tersebut, yang kemudian diketahui sebagai seorang pria berusia 53 tahun, telah ditangkap beberapa blok dari lokasi kejadian. Ia dilaporkan keluar dari mobilnya dan kemudian berjalan pergi.
Informasi awal dari polisi mengindikasikan bahwa insiden ini kemungkinan besar merupakan tindakan yang disengaja. “Kami sedang menyelidiki kemungkinan motifnya,” ujar seorang juru bicara kepolisian. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pelaku atau kemungkinan adanya korban tewas.
Perayaan Berlin Pride, yang merupakan salah satu acara LGBTQ+ terbesar di Eropa, terus berlanjut dengan penjagaan keamanan yang diperketat pasca-insiden tersebut. Pihak penyelenggara dan kepolisian berupaya memastikan keamanan bagi seluruh peserta.
